Trump Buka Kans Gandeng Tiongkok demi Mendapatkan Vaksin Corona

Ameidyo Daud Nasution
22 Juli 2020, 13:09
trump, tiongkok, vaksin corona
ANTARA FOTO/REUTERS/Tasos Katopodis/foc/cf
Presiden AS Donald Trump di Bethesda, Maryland, Amerika Serikat, Sabtu (11/7/2020). Trump membuka kemungkinan gandeng Tiongkok untuk kembangkan vaksin corona.

Presiden Amerika Serikat Donald Trump membuka pintu kerja sama dengan Tiongkok untuk mendapatkan vaksin virus corona. Pernyataan ini disampaikan Trump meski kedua negara masih diliputi ketegangan.

Sebelumnya para peneliti menyatakan vaksin Covid-19 yang dikembangkan CanSino Biologics Inc dan militer Tiongkok kemungkinan dapat memicu kekebalan tubuh. Trump yang ditanya wartawan tentang kemungkinan mendapatkan vaksin dari Negeri Panda lantas menjawab bahwa hal tersebut bisa saja dilakukan.

 

"Kami bersedia bekerja dengan siapa pun yang akan memberi kami hasil yang baik," kata Trump menjawab pertanyaan awak media dilansir dari Reuters, Rabu (22/7).

Vaksin CanSino merupakan satu dari segelintir serum kekebalan corona yang telah menjalani uji coba pada manjusia. Kandidat lain juga dikembangkan Moderna Inc dan BioNTech SE yang bekerja sama dengan Pfizer.

Kandidat vaksin lainnya adalah milik Universitas Oxford dan bekerja sama dengan raksasa farmasi Inggris-Swedia yakni AstraZeneca.

Trump sebelumnya menyalahkan Tiongkok karena dianggap salah dalam menangani virus corona di Wuhan sehingga menyebar seantero dunia. Saat ini 140 ribu orang di AS meninggal dunia usai terinfeksi penyakit ini.

Meski demikian, dia menyatakan optimis bahwa vaksin tak lama lagi dapat ditemukan. “Saya pikir anda akan melihat sesuatu terkait terapi dan vaksin yang sangat baik,” katanya.

Kandidat vaksin milik CanSino yang dinamakan Ad5-nCOV ini akan bersiap memasuki tahap akhir. Bahkan pemerintah setempat telah memberi lampu hijau penggunaannya untuk kalangan militer Tiongkok.


News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait