Vietnam Cegah Gelombang ke-2 Corona dengan Tes Seluruh Warga Kota

Kasus corona di Vietnam kembali melonjak sejak akhir Juli. Pemerintah berencana menggelar tes kepada seluruh penduduk Kota Danang.
Ameidyo Daud Nasution
3 Agustus 2020, 18:04
vietnam, virus corona, covid-19
ANTARA FOTO/REUTERS/Kham/wsj/dj
Lalu lintas padat terjadi pada jam sibuk di Hanoi, Vietnam, Senin (25/5/2020). PM Vietnam Nguyen Xuan Phuc mengatakan awal Agustus ini jadi waktu krusial hentikan penyebaran gelombang dua corona di negaranya.

Pemerintah Vietnam menyatakan awal Agustus jadi waktu krusial untuk menghentikan munculnya gelombang baru penularan kasus virus corona di negara tersebut. Oleh sebab itu Perdana Menteri Vietnam Nguyen Xuan Phuc memerintahkan bawahannya bersiap menghadapi munculnya penyebaran Covid-19.

Gelombang dua corona muncul dari Danang, kota yang dikenal sebagai tujuan wisata. Empat kasus ditemukan di pabrik yang ada di wilayah kota terbesar kelima di negara tersebut.

Phuc menyatakan gelombang kedua corona dapat berdampak lebih besar dari penularan sebelumnya. Makanya dia akan mengerahkan seluruh kekuatan dalam menghadapi penyakit ini.

“Awal Agustus akan menjadi waktu yang menentukan untuk menghentikan penyebaran virus dalam skala besar." kata Phuc dilansir dari Reuters, Senin (3/8).

Advertisement

Sejak tanggal 21 Juli lalu kasus corona di Vietnam kembali melonjak. Bahkan pada 30 Juli lalu lonjakan kasus di negara ini memecahkan rekor 50 orang.

Kasus baru yang awalnya dideteksi berada di Danang saat ini telah menyebar ke 10 lokasi termasuk Hanoi dan Ho Chi Minh serta menginfeksi 174 orang. Pemerintah juga menyatakan sebanyak 23% dari infeksi terbaru tidak menunjukkan gejala sakit.

Otoritas setempat pada akhir pekan lalu menyatakan akan melakukan tes pada seluruh penduduk Danang yang berjumlah 1,1 juta orang. Warga juga telah dilarang untuk keluar dari kota dan seluruh tempat hiburan telah ditutup.

Dari laman Worldometers, jumlah kasus corona di Vietnam hingga saat ini mencapai 621 orang. Sedangkan pasien yang meninggal usai terinfeksi Covid-19 sebanyak 6 orang.

 

News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait