Pemerintah Yakin Bali Aman dari Corona Meski Pariwisata Kembali Dibuka

Wisatawan mancanegara rencananya bisa kembali mengunjungi Bali mulai tanggal 11 September
Dimas Jarot Bayu
4 Agustus 2020, 12:50
bali, virus corona, pariwisata
ANTARA FOTO/Nyoman Hendra Wibowo/nym/wsj.
Objek wisata Tanah Lot, Tabanan, Bali, Sabtu (1/8/2020). Pemerintah yakin Bali aman dari corona meski pariwisata dibuka kembali.

Pantau Data dan Informasi terbaru Covid-19 di Indonesia pada microsite Katadata ini.

Pemerintah yakin Bali bakal tetap aman dari penyebaran virus corona meski membuka kembali pariwisatanya. Ada beberapa faktor yang membuat Pulau Dewata dianggap bisa dibuka lagi tanpa perlu mengkhawatirkan Covid-19.

Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Bappenas Suharso Monarfa Suharso Monoarfa mengatakan faktor pertama adalah pencegahan Covid-19 berbasis komunitas di Bali sudah cukup ketat.  Sistem tersebut dibangun dengan melibatkan petugas keamanan adat atau pecalang.

 “Jadi kalau ada seseorang yang terkena (corona), mereka bisa mengatasi, antisipasinya cepat,” kata Suharso dalam diskusi virtual, Selasa (4/8).

 

Faktor kedua adalah warga Bali cukup disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan terutama mengunakan masker ketika beraktivitas. Hal ini karena masyarakat menyadari bahwa mereka akan rugi jika tak menerapkan protokol kesehatan dengan ketat.

“Jadi mereka sekarang sudah dengan tingkat kehati-hatian yang bagus,” kata Suharso.

Alasan ketiga adalah standar fasilitas kesehatan yang ada di Pulau Dewata cukup memadai lantaran sudah jadi destinasi bertaraf internasional. Dengan demikian, warga atau turis yang terkena corona bisa dirawat dengan baik ketika berada di sana.

Overall Bali sampai hari ini dalam catatan yang dilaporkan kepada saya itu oke. Jadi tidak usah khawatir,” kata dia.

Faktor terakhir adalah kasus positif corona di Bali sudah semakin menurun. Berdasarkan data Satuan Tugas Penanganan Covid-19, grafik penularan di wilayah tersebut memang sudah menurun.

Pada Senin (3/8), tercatat penambahan kasus positif corona di Bali hanya 41 orang. Adapun, total kasus positif corona di provinsi tersebut mencapai 3.529 orang hingga saat ini. “Mudah-mudahan ini bisa beratahan terus (penurunan laju penularan corona di Bali),” katanya.

Bali sudah membuka pariwisatanya sejak 31 Juli 2020 meski terbatas untuk wisatawan domestik. Sedangkan untuk wisatawan mancanegara, pariwisata Bali rencananya dibuka pada 11 September 2020. 

 

Reporter: Dimas Jarot Bayu

Katadata bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 2005 2020 55). Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik di sini untuk info lebih lengkapnya.

Video Pilihan

Artikel Terkait