Surabaya Jadi Kota dengan Kematian Pasien Corona Terbanyak di RI

Surabaya juga menjadi kota dengan rasio kematian akibat corona yang tertinggi yakni 26,7 orang per 100 ribu penduduk
Ameidyo Daud Nasution
Oleh Ameidyo Daud Nasution
5 Agustus 2020, 14:29
surabaya, virus corona, kematian pasien corona
ANTARA FOTO/Zabur Karuru/wsj.
Pemakaman jenazah kasus COVID-19 di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Keputih, Surabaya, Jawa Timur, Sabtu (16/5/2020). Surabaya jadi Kota dengan kematian pasien Covid-19 tertinggi di Indonesia dengan 790 orang.

Pantau Data dan Informasi terbaru Covid-19 di Indonesia pada microsite Katadata ini.

Satuan Tugas Penanganan Covid-19 melaporkan 10 kota dan kabupaten dengan angka kematian pasien virus corona tertinggi di Indonesia. Kota Surabaya, Jawa Timur menyumbang kematian terbanyak yakni 790 orang.

Di posisi dua ada Kota Semarang yang melaporkan 328 kematian. Berikutnya ada Kota Makassar yakni 226 pasien meninggal, Jakarta Pusat sebanyak 207 kematian, Jakarta Timur 177 kematian, dan Jakarta Barat yakni 162 orang meninggal.

Berikutnya ada Jakarta Selatan sebanyak 156 kematian, Kabupaten Sidoarjo yakni 140 orang meninggal, Jakarta Utara sebesar 127 wafat, serta Kota Banjarmasin yang melaporkan 125 meninggal dunia.

“Ini adalah alert bagi kita semua untuk melihat daerah-daerah mana yang perlu ada penanganan dan pengendalian dari kasus COVID-19 agar mengurangi angka kematian yang ada di sana," kata anggota Tim Pakar Satgas Penanganan COVID-19 Dewi Nur Aisyah, Rabu (5/8).

Dari data Satgas Penanganan Covid-19, Surabaya juga menjadi kota dengan rasio kematian akibat corona yang tertinggi yakni 26,7 orang per 100 ribu penduduk. Kota Semarang dengan 19,5 kematian dari tiap 100 ribu populasi berada di posisi kedua.

Dewi menjelaskan ada beberapa penyebab angka kematian pasien Covid-19 masih tinggi. Salah satunya karena penanganan yang terlambat karena pasien yang dibawa ke rumah sakit sudah dalam kondisi buruk.

Selain itu penyebab lainnya adalah keberadaan penyakit penyerta yang bisa menyebabkan kondisi pasien memburuk. Beberapa di antaranya adalah hipertensi dan diabetes mellitus.

“Potensi penyebab lainnya terkait ketersediaan fasilitas kesehatan baik dari alat maupun sumber daya manusia (SDM),” kata Dewi.

Secara total, pemerintah mencatat ada 64 kabupaten dan kota dengan kematian pasien corona lebih dari sepuluh orang. Selain itu ada 147 kabupaten dan kota dengan angka kematian 2 sampai 10 orang serta 78 kabupaten dan kota dengan kematian satu orang.

 

Reporter: Antara

Katadata bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 2005 2020 55). Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik di sini untuk info lebih lengkapnya.

Video Pilihan

Artikel Terkait