23 Pegawai KPK Positif Terinfeksi Corona, Termasuk Novel Baswedan

Kedeputian Penindakan KPK menjalankan sistem piket untuk sementara. Pemeriksaan beberapa perkara akan dijadwalkan ulang.
Ameidyo Daud Nasution
28 Agustus 2020, 17:38
kpk,virus corona, novel baswedan
ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso/aww.
Penyidik KPK Novel Baswedan di Jakarta, Kamis (2/7/2020). Hingga Jumat (28/8) sudah ada 23 pegawai KPK positif terkena corona, salah satunya Novel.

Penularan virus corona juga melanda lingkungan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Mereka menyatakan sudah ada 23 pegawai komisi antirasuah dinyatakan positif terkena Covid-19.

Awalnya pegawai KPK yang terkena corona mencapai 13 orang. Namun ada 10 orang yang terkonfirmasi positif usai tes dilakukan kepada 194 karyawan pada Kamis (27/8). Salah satu yang dinyatakan positif adalah penyidik KPK Novel Baswedan.

“Per hari ini ada 10 pegawai yang terdiri dari Direktorat Penyidikan empat orang dan enam pegawai outsourcing pada Biro Umum," kata  Plt. Juru Bicara KPK Ali Fikri, Jumat (28/8).

KPK langsung mengambil langkah dengan melakukan isolasi mandiri pada pegawai yang terkonfirmasi positif. Pemantauan oleh layanan kesehatan juga dilakukan di tempat tinggal karyawan.

Advertisement

Ali juga mengatakan beberapa pegawai Kedeputian Penindakan akan bekerja dengan sistem piket untuk mengantisipasi penularan Covid-19. Sedangkan beberapa penanganan perkara terpaksa dijadwalkan ulang.

“Namun (perkara) yang khusus keterbatasan waktu penyelesaiannya karena sesuai ketentuan Undang-undang, maka tetap diselesaikan dengan protokol ketat," katanya.

Sedangkan Novel membenarkan dirinya positif terkena Covid-19. Dia mengatakan sempat mengalami demam dan batuk sebelum menjalani tes. Namun ia mengatakan kondisinya saat ini sudah membaik dan akan menjalani isolasi. “Alhamdulillah saya merasa sehat,” katanya.

Sedangkan Ketua KPK Firli Bahuri mengatakan penyidikan kasus yang ditangani Novel akan berlanjut meski yang bersangkutan positif terkena Covid-19. "Kan ada penyidik lainnya," kata Firli.

 

 

Reporter: Antara
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait