4.317 Kasus Baru Corona RI, Hampir 50% Berasal dari 3 Provinsi di Jawa

Provinsi DKI Jakarta masih menjadi penyumbang kasus terbanyak yakni 1.198 kasus.
Ameidyo Daud Nasution
2 Oktober 2020, 16:31
virus corona, covid-19, jawa
ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/pras.
Warga berjalan di dekat mural berisi pesan ajakan menggunakan masker dan replika peti mati COVID-19 di Cikoko, Pancoran, Jakarta, Jumat (2/10/2020). Mural tersebut dibuat untuk mengingatkan masyarakat agar menerapkan protokol kesehatan saat beraktivitas karena masih tingginya angka kasus COVID-19 secara nasional.

Pantau Data dan Informasi terbaru Covid-19 di Indonesia pada microsite Katadata ini.

Kasus positif corona di Indonesia bertambah 4.317 orang menjadi 295.499 orang pada Kamis (1/10). Tiga Provinsi di Pulau Jawa yakni DKI Jakarta, Jawa Barat, dan Jawa tengah menyumbang kasus 2.086 orang atau 48,3%.

Dari data Kementerian Kesehatan, kenaikan jumlah kasus hari ini berasal dari tambahan pemeriksaan 42.421 sampel spesimen. Secara total, pemerintah telah menggelar 3.407.911 uji spesimen kepada 2.050.821 orang.

 

Provinsi DKI Jakarta masih menjadi penyumbang kasus terbanyak yakni 1.198 kasus. Jawa Barat yang melaporkan 544 kasus berada di peringkat dua. Sedangkan Jawa Tengah menduduki posisi tiga dengan 344 kasus baru.

Pemerintah juga melaporkan adanya tambahan 2.853 kasus sembuh menjadi 221.340 orang. Namun angka kematian pasien Covid-19 juga melonjak 116 menjadi 10.972 orang.

 Jatim menyumbang tambahan kasus kematian pasien Covid-19 terbanyak yakni 18 orang. Di bawahnya ada Jateng yang melaporkan 17 orang pasien meninggal dunia.

Kemenkes juga mencatat jumlah suspect corona hingga saat ini mencapai 135.348 orang. Penyakit ini juga telah melanda 497 kabupaten/kota di Indonesia.

Pilkada di Zona Merah

Penambahan kasus corona ini sempat membuat banyak pihak mendorong Pemerintah agar menunda Pemilihan Kepala daerah (Pilkada) 2020. Akan tetapi Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Doni Monardo mengatakan hingga 27 September 2020, zona merah di kabupaten/kota yang mengadakan pilkada berkurang.

Dari data Satgas, pada 6 September ada 45 daerah yang menyelenggarakan Pilkada ternyata berstatus zona merah. Namun angkanya menurun menjadi 29 daerah pada 27 September. “Sementara untuk yang tidak ada pilkada, zona merahnya naik dari 25 ke 33 kabupaten/kota,” kata Doni dalam konferensi pers virtual, Jumat (2/10).

Doni mengatakan dari data tersebut, penambahan zona merah dan ledakan kasus tak saja bergantung pada ada atau tidaknya Pilkada. “Namun komitmen seluruh komponen daerah mengendalikan Covid-19,” katanya.

Makanya dia meminta semua pihak baik pemerintah daerah hingga masyarakat patuh protokol kesehatan. Beberapa langkah pencegahan yang kerap disampaikan pemerintah adalah mengenakan masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan (3M).

 

Reporter: Antara

Masyarakat dapat mencegah penyebaran virus corona dengan menerapkan 3M, yaitu: memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak sekaligus menjauhi kerumunan. Klik di sini untuk info selengkapnya.
#satgascovid19 #ingatpesanibu #pakaimasker #jagajarak #cucitangan

Video Pilihan

Artikel Terkait