Salip Trump di Pennsylvania, Biden Semakin Dekat ke Gedung Putih

Biden juga telah mengungguli Trump di Nevada dan Georgia. Namun Trump meminta saingannya tersebut tak mengklaim kemenangan.
Ameidyo Daud Nasution
7 November 2020, 10:10
joe biden, donald trump, amerika serikat
ANTARA FOTO/REUTERS/Kevin Lamarque/WSJ/cf
Kevin Lamarque Calon presiden Amerika Serikat dari Demokrat Joe Biden menarik turun masker pelindungnya saat ia berbicara dalam acara kampanye di Philadelphia, Pennsylvania, Amerika Serikat, Minggu (1/11/2020).

Langkah politisi Partai Demokrat Joe Biden untuk melenggang ke sebagai Presiden Amerika Serikat semakin terlihat jelas. Ini setelah penghitungan suara di Pennsylvania menyatakan kemenangannya atas Donald Trump dari Partai Republik.

Berdasarkan data The Guardian, Biden mendapatkan 3.327.333 atau unggul 21.749 suara dari Trump di Negara Bagian Pennsylvania. Padahal hingga Kamis (5/11) atau Jumat (6/11) waktu Indonesia, Trump masih unggul tipis atas Biden di Pennsylvania dengan selisih suara 18.042 suara.

 

Dari situs AFP, total suara elektoral yang didapatkan mantan Wakil Presiden Amerika Serikat (AS) mencapai 264 berbanding 214 yang didapatkan Trump. Adapun dari laman CNN, Biden juga mengungguli lawannya dengan perolehan 253 suara elektoral melawan 213.

Advertisement

Ini berarti Biden hanya membutuhkan 6 suara elektoral lagi untuk melaju sebagai Presiden AS. Kedua calon membutuhkan minimal 270 dari 538 poin suara elektoral untuk menjadi orang nomor satu di Negeri Paman Sam.

Total masih ada empat negara bagian yang belum memberikan hasil penghitungan suara secara konklusif, yaitu Pennsylvania (20 poin suara elektoral), Carolina Utara (15 poin), Georgia (16 poin), dan Nevada (6 poin).

Keunggulan Biden di Pennsylvania berasal dari wilayah perkotaan seperti Philadelphia, Pittsburgh, serta Harrisburg. Adapun penghitungan suara di negara bagian tersebut telah mencapai 99%.

Biden juga telah mengungguli Trump di Nevada dan Georgia. Di Nevada, Biden mengungguli inkumben dengan selisih 22.657 suara. Sedangkan di Georgia, ia unggul tipis dari Trump 4.020 suara.

Sedangkan Biden dijadwalkan berbicara kepada publik pada Jumat (6/11) atau Sabtu (7/11) WIB. Namun hingga saat berita ini ditulis, belum ada tanda-tanda dirinya akan memberikan pernyataan.

Adapun para pendukung Trump masih berkumpul untuk menolak hasil penghitungan suara dengan alasan kecurangan. Di kota Detroit, Michigan, mereka menggelar unjuk rasa sembari berteriak “Hentikan pencurian suara”.

Seperti pendukungnya, Trump juga enggan menyerah dan menyiapkan tim kampanye untuk mengejar tuntutan hukum. Dia juga meminta Biden tidak sembarangan mengklaim kemenangan.

“Saya juga bisa membuat klaim itu, proses hukum baru saja dimulai,” cuit Trump dalam akun Twitternya, Sabtu (7/11).

Bersamaan dengan itu, Indeks Harga Saham Gabungan ditutup menguat pada Jumat (6/11) di titik 5.335,5 poin. Posisi itu naik 1,4% dibandingkan sehari sebelumnya.

 

 

News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait