Rombak Perpres, Jokowi Libatkan Kadin Hingga KSAD Tangani Covid-19

KSAD dan Wakapolri ditunjuk sebagai Wakil Ketua Tim Pelaksana Komite
Image title
13 November 2020, 17:29
jokowi, virus corona, covid-19
ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay/Pool/aww.
Presiden Joko Widodo mengenakan masker saat memimpin upacara pelantikan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) di Istana Negara, Jakarta, Rabu (6/5/2020). Presiden secara resmi melantik Irjen Pol Boy Rafli Amar sebagai Kepala BNPT menggantikan Komjen Pol Suhardi Alius.

Presiden Joko Widodo mengubah sususan Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN). Dalam susunan komite terbaru, Jokowi melibatkan Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), hingga Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) sebagai petinggi komite.

Ketentuan ini tertuang dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 108 Tahun 2020 yang diundangkan pada 10 November 2020. Dalam daftar tersebut, Presiden menunjuk Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal Andika Perkasa dan Wakil Kepala Polri Irjen (Pol) Gatot Eddy Pramono sebagai posisi Wakil Ketua Tim Pelaksana Komite.

 

Sementara, Kepala BPOM Penny K. Lukito menjabat sebagai Wakil Ketua I Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19. Sedangkan, Ketua Umum Kadin Indonesia Rosan Roeslani menjabat sebagai Wakil Ketua II Satgas PEN.

Advertisement

Perubahan tersebut dilakukan untuk mengoptimalkan peran Komite. "Perlu mengubah Peraturan Presiden Nomor 82 Tahun 2O2O tentang Komite Penanganan Corona Virus Disease 2019 (COVID-l9) dan Pemulihan Ekonomi Nasional," demikian bunyi kalimat dalam Perpres tersebut seperti ditulis Jumat (13/11).

Komite tersebut masih diketuai oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto. Sementara, Wakil Ketua I dijabat Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan serta Wakil Ketua II oleh Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD.

Sementara, Wakil Ketua III masih diduduki oleh Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy. Adapun Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir duduk sebagai Wakil Ketua IV.

Selanjutnya, Wakil Ketua V dijabat oleh Menteri Keuangan Sri Mulani Indrawati, Wakil Ketua VI ialah Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto, dan Wakil Ketua VIII Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian.

Selain itu, Satgas Penanganan Covid-19 masih diketuai oleh Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Doni Monardo. Sementara Kepala BPOM menjadi Wakil Ketua II Satgas Penanganan Covid-19 dijabat oleh Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kemenkes. Kemudian, Wakil Ketua III Satgas Penanganan Covid-19 dijabat oleh Dirjen Bina Adminsitrasi Kewilayahan Kemendagri.

Dalam Perpres tersebut, Satgas Penanganan Covid- 19 bertugas melaksanakan implementasi kebijakan strategis yang berkaitan dengan penanganan virus corona, menyelesaikan permasalahan corona secara cepat dan tepat, dan melakukan pengawasan pelaksanaan kebijakan strategis.

Tugas lainnya ialah melakukan pengendalian Satgas Penanganan Covid-19 Daerah serta menetapkan langkah-langkah lain yang diperlukan dalam rangka percepatan penanganan pandemi.

 

Reporter: Rizky Alika
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait