Beroperasi Desember, Pelabuhan Patimban Jadi Andalan Memacu Ekonomi

Pelabuhan Patimban akan beroperasi bulan depan. Pemerintah dan akademisi berharap pembangunan infrastruktur ini mampu menggerakkan arus ekspor impor dan mengembangkan daerah baru.
Image title
Oleh Annisa Rizky Fadila
16 November 2020, 21:22
pelabuhan patimban, infrastruktur, jawa barat
ANTARA FOTO/Muhamad Ibnu Chazar
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil saat meninjau Pelabuhan Patimban.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menargetkan Pelabuhan Patimban, Subang, Jawa Barat akan beroperasi bulan Desember mendatang. Dia juga berharap pelabuhan ini dapat memicu efek ekonomi seperti ekspor otomotif Indonesia.

Saat ini terminal dengan dermaga seluas 25 hektare dan bisa menampung 218 ribu mobil Completely Built Up (CBU). "Harapannya bulan Desember akan digunakan pertama kali untuk car terminal, dalam melakukan ekspor impor mobil ke seluruh Indonesia,” ujar Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dalam Webinar Kemenhub Senin, (16/11).

Pelabuhan Patimban akan menjadi alternatif arus logistik Pelabuhan Tanjung Priok. Oleh sebab itu pembangunan tahap I dan II pelabuhan ini akan dilanjutkan dengan terminal peti kemas seluas 66 hektare.

Goals utama adalah memajukan ekspor impor, bukan hanya untuk wilayah Jawa Tengah dan Jawa Barat, tapi seluruh Indonesia. Ke depan akan diadakan pelatihan ke warga sekitar Patimban, sehingga bisa mendapatkan dampak yang lebih baik dari pembangunan ini,” kata Budi.

Dalam kesempatan terpisah, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengatakan kehadiran pelabuhan ini akan menjadi salah satu penarik investasi di Jabar. Beberapa infrastruktur lain penunjang Jabar adalah Kereta Cepat Jakarta-Bandung, serta Tol Cileunyi-Sumedang-Dawuan (Cisumdawu).

Dia juga yakin wilayah Jabar, terutama kawasan Rebana Metropolitan akan berkembang dengan pesat dalam urusan investasi. Daerah berpenduduk 9,28 juta penduduk ini terdiri dari Kabupaten Sumedang, Majalengka, Cirebon, Subang, Indramayu, dan Kuningan, serta Kota Cirebon.

Oleh sebab itu ia meminta pemda di wilayah tersebut menyiapkan sumber daya manusia yang mumpuni. Beberapa contohnya adalag pendirian sekolah menengah kejuruan (SMK) berbasis aero di Majalengka, maritim di Subang, serta petrokimia di Indramayu.

"Jadi mari bekerja sama untuk menjadikan Rebana Metropolitan sebagai kawasan terbaik dalam pembangunan kawasan urban di Indonesia," kata Ridwan West Java Investment Summit (WJIS) 2020, Senin (16/11) dikutip dari Antara.

Sedangkan Dekan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Padjadjaran Yudi Nurul Ikhsan berharap proyek ini dapat berkontribusi menumbuhkan ekonomi usai pandemi. 

Apalagi para pakar telah memprediksi 60% kegiatan ekonomi akan bergerser ke Asia Pasifik. Oleh karena itu, ia menilai hadirnya pelabuhan-pelabuhan di Indonesia menjadi bagian untuk mengelola sumber daya yang dimiliki. “Kondisi ekonomi kita juga dinilai strategis dari sisi geopolitik, maupun sosial,” kata Yudi.

Pembangunan Patimban akan selesai secara keseluruhan pada tahun 2027. Targetnya, industri di kawasan Jawa Barat maupun Jawa Tengah kian berkembang, serta menjadi penyaluran distribusi di seluruh Indonesia. Nantinya, langkah ini dapat menjadi perekonomian di kawasan tersebut ikut berkembang, sehingga secara nasional turut memberikan alternatif ekspor dan impor.

Reporter: Annisa Rizky Fadila

Video Pilihan

Artikel Terkait