Kasus Baru Covid-19 RI Tambah 8.054 Orang, Terbanyak dari Jakarta

Kenaikan jumlah kasus 8.054 orang didapatkan dari tambahan uji spesimen 32.170 orang. Ini berarti tingkat positif Covid-19 hari ini mencapai 25 persen.
Ameidyo Daud Nasution
20 Februari 2021, 18:24
jakarta, covid-19, virus corona
ANTARA FOTO/Umarul Faruq/foc.
Biddokkes Polda Jatim melakukan rapid test antigen kepada pengendara yang terjaring Operasi Yustisi Penegakan Disiplin Protokol Kesehatan saat melintas di jalan Raya Waru, Perbatasan Surabaya - Sidoarjo, Jawa Timur, Jumat (12/2/2021). Jumlah kasus corona hari Sabtu (20/2) bertambah 8.054 orang.

Pantau Data dan Informasi terbaru Covid-19 di Indonesia pada microsite Katadata ini.

Pemerintah melaporkan adanya 8.054 kasus baru Covid-19 sehingga total 1.271.353 orang telah terkena virus corona. Provinsi DKI Jakarta menyumbang kasus baru terbanyak yakni 2.872 atau 35 persen dari tambahan pasien baru yang dilaporkan hari ini.

Di bawahnya adalah Jawa Barat dengan 975 kasus baru dan Jawa Tengah yang melaporkan 805 kasus positif. Sedangkan Jawa Timur berada di posisi empat dengan 601 kasus baru.

Kenaikan jumlah kasus positif sebanyak 8.054 pasien didapatkan dari tambahan uji spesimen  terhadap 32.170 orang. Ini berarti tingkat positif Covid-19 hari ini mencapai 25 persen.

Selain itu Kementerian kesehatan juga melaporkan 9.835 kasus baru sehingga 1.078.840 orang telah pulih dari penyakit ini. Namun jumlah kasus kematian juga bertambah 164 menjadi 34.316 orang.

 DKI Jakarta menjadi provinsi dengan tambahan kematian pasien Covid-19 terbanyak hari ini yakni 40 orang. Di bawahnya ada Jawa Timur yang melaporkan adanya 36 orang pasien meninggal dunia.

Sedangkan Presiden Joko Widodo mengatakan penelusuran kasus erat Covid-19 di lapangan belum berjalan dengan baik. Ini makanya personel Tentara Nasional Indonesia dan Polri dilibatkan untuk menelusuri kasus.

“Sebetulnya yang perlu tracing itu 15 sampai 30 orang yang kontak erat, tapi kadang malah kita tracing yang ada di jalan,” kata Jokowi dalam video yang diunggah Sekretariat Presiden, Sabtu (20/2).

Jokowi mengatakan RI sebenarnya telah memenuhi standar tes Covid-19 dari badan kesehatan dunia (WHO) yakni 38 ribu sehari. Namun masalahnya, persebaran tes corona saat ini belum merata.

“Jangan di DKI Jakarta saja (yang tinggi angka tesnya), yang penting tepat sasaran,” kata Presiden.

Katadata bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 2005 2020 55). Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik di sini untuk info lebih lengkapnya.

Video Pilihan

Artikel Terkait