Makna Prangko Gambar Jokowi Divaksinasi: Lawan Corona Lewat Vaksinasi

Menkominfo mengatakan gambar ini bermakna Indonesia siap memerangi pandemi lewat vaksinasi agar masyarakat dapat mencapai kekebalan kelompok.
Image title
26 Februari 2021, 19:36
vaksin, jokowi, covid-19
Katadata
Kemenkominfo pada Jumat (26/2) meluncurkan perangko seri vaksinasi Covid-19. Foto: Rusman - Biro Pers Sekretariat Presiden.

Pemerintah meluncurkan prangko seri vaksinasi nasional Covid-19. Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G Plate mengatakan, prangko tersebut mencerminkan Indonesia sigap dalam memerangi pandemi virus corona.

Prangko 5.000 tersebut bergambar Presiden Joko Widodo sedang disuntik vaksin Covid-19 dan bertuliskan Vaksinasi Covid-19 #KesehatanPulihEkonomiBangkit. Selain itu, prangko diberikan tulisan INDONESIA di sisi kanan.

Johnny mengatakan gambar ini bermakna RI siap memerangi pandemi lewat vaksinasi. "Agar masyarakat dapat mencapai kekebalan komunitas," kata dia di Istana Negara, Jakarta, Jumat (26/2).

Prangko tersebut terdiri dari dua jenis yakni berwarna biru tua serta merah. Johnny mengatakan, penerbitan prangko di masa mendatang dapat dilakukan secara digital dengan penggunaan kode bar.

"Barcode untuk tracking dan tracing dilengkapi dengan fitur Augmented Reality agar lebih detail dan menarik," ujar dia.

Pemerintah menargetkan akan melakukan vaksinasi terhadap 181.554.465 penduduk Indonesia. Hal itu untuk mencapai kekebalan komunitas sehingga Indonesia keluar dari pandemi corona.

Pemerintah sedang membidik kekebalan komunitas sebesar 70% dari penduduk RI.  tercapai jika 70% penduduk mendapatkan vaksinasi. Vaksnasi pertama sudah dilakukan kepada Jokowi pada 13 Januari lalu. 

Kemudian, pemerintah memulai vaksinasi tahap kedua pada 17 Februari 2021 dengan memberi imunisasi pada pedagang di Pasar Tanah Abang Jakarta Pusat. Setelah itu, penyuntikan dilakukan kepada profesi yang bertugas di sektor pelayanan publik seperti ulama, atlet, pekerja pariwisata, wartawan, TNI-Polri dan lain-lain.

Sedangkan Juru Bicara Vaksin COVID-19 Kementerian Kesehatan Siti Nadia Tarmidzi mengatakan pemerintah telah berusaha mendapatkan komitmen pengiriman vaksin dari sejumlah produsen. Namun, ketersediaan vaksin sangat tergantung pada kapasitas produksi dari produsen.

 "Ketersediaan vaksin sudah kita pesan, tinggal menunggu pengiriman," kata Nadia, Rabu (24/2).

 

Reporter: Rizky Alika
Video Pilihan

Artikel Terkait