Ajakan Jokowi Agar Banyak Tokoh Agama Ikut Vaksinasi Covid-19

Sebelumnya Jokowi telah memantau jalannya vaksinasi Covid-19 di kalangan seniman Yogyakarta.
Ameidyo Daud Nasution
10 Maret 2021, 17:17
tokoh agama, jokowi, vaksin covid-19
Katadata
Presiden Indonesia Joko Widodo melakukan vaksinasi Covid-19 di Istana Negara, Rabu (13/1/2021).

Presiden Joko Widodo berharap semakin  banyak ulama dan pemuka agama lain yang mau menjalani vaksinasi Covid-19. Ini agar kekebalan kelompok alias herd immunity dari Covid-19 dapat segera terwujud.

Hal ini disampaikan Jokowi saat meninjau vaksinasi pemuka agama di Masjid Agung Jawa Tengah, Semarang, Rabu (10/3). Dia berharap para pemuka agama di provinsi lain juga segera mengikuti program pemberian vaksin ini.

“Untuk mendorong dan mengajak para ulama, tokoh lintas agama, dan santri berbondong-bondong diberikan vaksinasi,” kata Jokowi dalam siaran virtual Sekretariat Presiden, Rabu (10/3).

 

Advertisement

Presiden juga menilai pelaksanaan vaksinasi di Masjid Agung Jawa Tengah telah berjalan dengan baik. Ia berharap mereka yang telah menjalani vaksinasi dapat terlindung dari potensi penularan corona. “Serta aktivitas keagamaan dapat berjalan dengan baik,” kata Jokowi.

Dalam kunjungannya, Jokowi didampingi oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. Hadir pula sejumlah tokoh agama seperti K.H. Ahmad Muwafiq (Gus Muwafiq), Bhikku Dittisampanno Thera hingga pendeta Tjahjadi Nugroho.

Sebelumnya Jokowi telah memantau vaksinasi kepada 517 seniman di Yogyakarta. Vaksinasi diberikan kepada seniman musik, tari, seni rupa, pelukis, seniman tradisional, dan seniman modern.

Dalam sambutannya, Jokowi mengatakan, pekerja seni menghadapi situasi yang tidak mudah karena pandemi Covid-19. Namun, semangat para seniman perlu dijaga agar mereka dapat terus berkarya.

"Semuanya tadi divaksinasi dan semuanya berjalan dengan lancar," kata Jokowi di Padepokan Seni Bagong Kussudiardja milik seniman Butet Kertaredjasa, Bantul, Rabu (10/3). 

Pemerintah telah memulai vaksinasi tahap kedua pada pada 17 Februari 2021. Total sasaran vaksinasi tahap kedua mencapai 38,5 juta orang yang terdiri dari 16,9 juta pekerja publik dan 21,5 juta lansia.

Selain seniman, pekerja publik terdiri dari pendidik, pedagang pasar, tokoh agama, wakil rakyat, pejabat negara, pegawai pemerintah, TNI, Polri, Satpol PP, perangkat desa, BUMN, BUMD, dan pemadam kebakaran. Selain itu, petugas transportasi publik, awak media, atlet, dan pelaku sektor pariwisata termasuk staf hotel, restoran dan tempat wisata akan mendapat giliran vaksinasi tahap kedua.

Hingga 10 Maret pukul 14.00 WIB, vaksinasi tahap pertama telah diberikan kepada 3.574.698 orang. orang.  Sementara, vaksinasi tahap kedua telah diberikan kepada 1.262.878 orang.

 

News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait