4 Dekade Terkatung-Katung, Proyek Umbulan Akhirnya Diresmikan Jokowi

Pembangunan proyek air minum ini dimulai 2017 atau 43 tahun sejak perencanaan.
Ameidyo Daud Nasution
22 Maret 2021, 16:09
umbulan, jokowi, infrastruktur
Katadata
Presiden Joko Widodo saat meresmikan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Umbulan, Pasuruan, Jawa Timur, Senin (22/3). Foto: Laily Rachev - Biro Pers Sekretariat Presiden

Presiden Joko Widodo meresmikan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Umbulan di Pasuruan, Jawa Timur. pada Senin (22/3). Proyek ini sempat tertahan perencanaannya selama 43 tahun sebelum mulai dibangun pada 2017 lalu.

Dalam sambutan peresmiannya, Jokowi menginstruksikan agar manajemen penyaluran air segera dilakukan. Hal tersebut supaya proyek besar tersebut bermanfaat untuk masyarakat.

"Jangan sampai proyek besar jadi, pipa utama selesai, tapi untuk masuk ke rumah tangga terkendala karena siapa yang bertanggung jawab, tidak jelas. Apakah PDAM kota, PDAM provinsi, atau Menteri PUPR," kata Jokowi di Pasuruan, Senin (22/3).

 

Advertisement

Mantan Wali Kota Solo itu mencontohkan, ada waduk besar dengan irigasi primer yang telah disiapkan. Namun, tidak ada irigasi sekunder dan tersier sehingga tidak jelas bagaimana cara mengalirkan air ke sawah.  

Oleh karena itu, ia meminta rapat pembahasan manajemen penyaluran air bisa digelar pada minggu ini. Pemerintah daerah, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), dan PT Meta Adhya Tirta Umbulan diharapkan bisa duduk bersama untuk membahas manajemen pengairan.

Adapun, SPAM Umbulan tersebut memiliki kapasitas besar, yaitu 4.000 liter per detik. Namun, kapasitas yang baru beroperasi hanya  900 liter per detik. Ini artinya, masih ada 80% proyek yang harus diselesaikan dari pipa utama ke pipa rumah tangga.

Presiden pun berharap, anggaran pembangunan SPAM umbulan sebesar Rp 2,56 miliar bisa dimaksimalkan manfaatnya untuk masyarakat. "Ini yang penting di situ," katanya.

Proyek senilai Rp 2,3 triliun ini dibangun PT Meta Adhya Tirta Umbulan, yang merupakan konsorsium PT Medco Gas Indonesia dan PT Bangun Cipta Kontraktor. Adapun dua lembaga keuangan negara, yaitu PT Indonesia Infrastructure Finance (IIF) dan PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) ikut memberikan dukungan pendanaan. 

Jokowi berharap skema Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) juga bisa diterapkan di lebih banyak proyek infrastruktur. Hal tersebut demi mengurangi beban Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), "Dan nanti pengelolaannya, justru swasta yang harus bergerak," ujar dia.

Adapun SPAM Umbulan rencananya akan mengaliri lima daerah di Provinsi Jawa Timur, yakni Kabupaten Pasuruan, Kota Pasuruan, Kabupaten Sidoarjo, Kabupaten Gresik, serta Kotamadya Surabaya.

 

Reporter: Rizky Alika
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait