Dimulai Besok, Pemprov Jakarta Akan Vaksinasi Corona 5.200 Wartawan

Jurnalis memiliki risiko terpapar Covid-19 yang cukup tinggi lantaran perlu bertinteraksi dengan orang banyak di berbagai lokasi
Rizky Alika
24 Maret 2021, 14:33
vaksin, covid-19, pers, jakarta, anies baswedan
ANTARA FOTO/Andika Wahyu/rwa.
Sejumlah wartawan mengikuti vaksinasi COVID-19 dosis kedua di Hall Basket Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (17/3/2021). Pemprov DKI Jakarta juga akan menggelar vaksinasi ribuan awak media mulai Kamis (25/3).

Pemerintah terus mendorong vaksinasi Covid-19 kepada pelayan publik seperti pekerja media. Usai pemerintah pusat, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta pun menyiapkan pemberian vaksin virus corona kepada 5.200 awak media di Jabodetabek.

Vaksinasi dosis pertama akan dimulai pada 25 Maret-8 April 2021. Adapun, vaksinasi kedua akan dilakukan 28 hari setelah penyuntikan dosis pertama.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan kuota vaksinasi mencapai 400 peserta per hari pada Senin-Kamis dan 300 peserta pada hari Jumat. Sementara, program vaksinasi diliburkan pada Sabtu dan Minggu.

"DKI siapkan 5.200 vaksin untuk teman-teman media, kerja sama dengan Dewan Pers sehingga semua yang memiliki kebutuhan bisa terlayani dengan baik," kata Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Rabu (24/3).

Advertisement

 

Anies mengatakan, jurnalis memiliki risiko terpapar Covid-19 yang cukup tinggi lantaran perlu bertinteraksi dengan orang banyak di berbagai lokasi.  Ia pun berharap, pemberian vaksin bisa mempermudah pers menjalankan fungsinya, yakni memberikan informasi kepada masyarakat.

"Fungsi dari jurnalis untuk membawakan informasi yang mencerahkan, akan terus dijalankan walau ada tantangan pandemi," ujar dia.

Anggota Dewan Pers Agus Sudibyo mengatakan, vaksin diberikan bagi awak media yang sudah mendaftar di 11 asosiasi.  Bagi awak media yang belum bisa mengikuti program vaksinasi tersebut, Dewan Pers akan berupaya untuk membuka vaksiansi gelombang berikutnya.

Agus pun mengimbau peserta yang akan divaksinasi untuk istirahat yang cukup. Ini lantaran jam tidur berpengaruh terhadap tensi peserta. "Pada vaksinasi gelombang pertama, banyak yang tunda vaksin karena tensi tinggi akibat begadang atau lembur," ujar dia.

Ia juga mengingatkan masing-masing peserta untuk datang ke lokasi vaksinasi sesuai jadwal yang telah diterima. Adapun, peserta diharapkan mengisi formulir pendaftaran minimal sehari sebelum pelaksanaan vaksinasi.

"Form yang sudah kami bagikan melalui asosiasi, mohon diisi sehingga memudahkan vaksinasi," katanya.

 

Reporter: Rizky Alika

Masyarakat dapat mencegah penyebaran virus corona dengan menerapkan 3M, yaitu: memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak sekaligus menjauhi kerumunan. Klik di sini untuk info selengkapnya.
#satgascovid19 #ingatpesanibu #pakaimasker #jagajarak #cucitangan

News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait