Investor Cemas Kebijakan The Fed dan Covid-19, IHSG Diramal Melemah

IHSG masih punya peluang kembali menguat, meski ada beberapa faktor yang akan menekan pasar seperti kebijakan The Fed dan perseberan Covid-19.
Image title
17 Juni 2021, 07:44
ihsg, bursa, saham, covid
ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/wsj.
Pekerja melihat telepon pintarnya dengan latar belakang layar pergerakan harga saham di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Rabu (31/3/2021). Indeks diprediksi melemah pada perdagangan hari Kamis (17/6).

Indeks harga saham gabungan (IHSG) ditutup melemah 0,17% ke level 6.078 pada perdagangan Rabu (16/6). Analis memprediksi indeks kembali melemah pada perdagangan Kamis (17/6).

Analis Artha Sekuritas Indonesia Dennies Christoper Jordan mengatakan IHSG berpotensi melemah dengan area support di level 6.046 dan 6.015. Sedangkan resistance ada di level 6.145 dan 6.111.

Menurut Dennies, pergerakan indeks masih akan dibayangi kekhawatiran akan kebijakan tapering off yang dilakukan Bank Sentral Amerika Serikat bisa menyebabkan outflow IHSG

"Selain itu masih ada kekhawatiran akibat jumlah kasus covid-19 dalam negeri yang  (hampir) mencapai 10 ribu kasus per hari yang mencapai rekor tertinggi sejak Januari," kata Dennies dalam riset tertulisnya.

Advertisement

 Ada beberapa saham yang menurutnya layak untuk menjadi perhatian pelaku pasar saham hari ini di antaranya PT XL Axiata Tbk (EXCL), PT Integra Indocabinet Tbk (WOOD), dan PT Adaro Energy Tbk (ADRO).

Head of Research Equity Technical Analyst Reliance Sekuritas Indonesia Lanjar Nafi mengatakan, IHSG hari ini berpotensi kembali tertekan. Menurut analisis teknikalnya, area support dan resistance berada di level 6.053 dan 6.090.

Lanjar mengatakan, dengan inflasi dan pertumbuhan ekonomi yang meningkat tahun ini, Ketua Fed Jerome Powell dan rekan-rekannya dapat mempertimbangkan untuk mengurangi stimulus moneter. 

"(Powell) juga meletakkan dasar untuk kenaikan suku bunga pasca-pandemi pertama segera setelah 2023," kata Lanjar.

Saham-saham yang dapat dicermati secara teknikal di antaranya PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI), PT Ace Hardware Indonesia Tbk (ACES), PT Bank CIMB Niaga Tbk (BNGA), PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE), PT Ciputra Development Tbk (CTRA), dan PT Hanjaya Mandala Sampoerna Tbk (HMSP).

Meski demikian masih ada peluang IHSG kembali menguat untuk jangka pendek. CEO Indosurya Bersinar Sekuritas William Surya Wijaya memprediksi area pergerakan IHSG hari ini ada di level 5.924 dan 6.123.

William mengatakan, pergerakan IHSG terlihat belum mampu menggeser rentang konsolidasi ke arah yang lebih baik. Namun pergerakan IHSG pada hari ini masih akan diwarnai oleh rilis data perekonomian tingkat suku bunga yang disinyalir belum akan mengalami perubahan.

"Sehingga selama support level terdekat dapat dipertahankan IHSG masih memiliki peluang untuk kembali pada jalur uptrend jangka pendeknya," kata William.

Beberapa saham yang menurutnya menarik untuk bisa diperhatikan oleh pelaku pasar saham di antaranya PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI), PT XL Axiata Tbk (EXCL), PT Gudang Garam Tbk (GGRM), PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP), dan PT Astra International Tbk (ASII).

 

Reporter: Ihya Ulum Aldin
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait