11 Anggota DPR Positif Covid-19, Rapat Sejumlah Komisi Ditunda

Ameidyo Daud Nasution
17 Juni 2021, 16:45
dpr, covid, virus corona, politik,
Adi Maulana Ibrahim|Katadata
Petugas menyemprotkan disinfektan di Gedung Rapat Paripurna DPR dan MPR, Jakarta Pusat, MInggu (9/8/2020). DPR menunda sejumlah rapat usai 11 Anggota dewan dinyatakan positif Covid-19 pada Kamis (17/6)

Lonjakan virus corona ternyata juga berdampak pada kegiatan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR). Sebanyak 11 anggota dewan dinyatakan positif terkena Covid-19 sehingga rapat beberapa komisi parlemen terpaksa ditunda.

Selain anggota dewan, virus juga menjangkiti beberapa tenaga ahli, petugas pengamanan, hingga pegawai negeri sipil (PNS) di lingkungan Sekretariat Jenderal DPR.

“Hingga hari ini ada 11 orang Anggota DPR, 11 tenaga ahli, Pengamanan dalam (Pamdal) dan TV parlemen tujuh orang, dan PNS 17 orang,” kata Sekretaris Jenderal DPR Indra Iskandar, Kamis (17/6) dikutip dari Antara.

 

Beberapa komisi yang terpaksa menunda rapat antara lain Komisi I serta Komisi VIII. Indra mengatakan pihaknya akan mengetatkan kehadiran fisik dalam rapat komisi dan akan diputuskan dalam rapat Badan Musyawarah (Bamus) hari ini.

“Salah satu yang disampaikan apakah ke depan rapat hanya dihadiri Pimpinan Alat Kelengkapan Dewan (AKD) dan selebihnya lewat virtual,” kata Indra.

Selain itu akses masuk Kompleks Parlemen Senayan akan diperketat mulai dari pintu masuk gerbang. Protokol kesehatan yang akan dijalankan adalah pemeriksaan suhu tubuh hingga menanyakan keperluan hadir di DPR.

Adapun, untuk ASN yang bekerja di DPR sudah diminta untuk membatasi kehadiran yakni 75 persen bekerja dari rumah. “Tinggal pola kerjanya yang akan diputuskan Pimpinan DPR,” kata Indra.

Pemerintah juga telah mengantisipasi lonjakan kasus Covid-19, salah satunya memperbanyak kapasitas tempat tidur dan petugas kesehatan di  untuk menangani Rumah Sakit Darurat Covid-19 (RSDC) Wisma Atlet, Kemayoran. Meski demikian, rasio keterisian rumah sakit darurat itu masih tinggi.

Koordinator RSDC Wisma Atlet Mayjen TNI dr Tugas Ratmono mengatakan, tingkat hunian Wisma Atlet hari ini hingga 75,05 % atau 5.551 tempat tidur terpakai. “Kami siapkan tambahan 1.400 tempat tidur menjadi 7.394 buah,” kata Tugas dalam konferensi pers di Gedung BNPB, Jakarta, Rabu (16/5).

 

Advertisement

Masyarakat dapat mencegah penyebaran virus corona dengan menerapkan 3M, yaitu: memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak sekaligus menjauhi kerumunan. Klik di sini untuk info selengkapnya.
#satgascovid19 #ingatpesanibu #pakaimasker #jagajarak #cucitangan

News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait