Menkes Atur Kriteria Pasien Corona yang Perlu Dirawat di Rumah Sakit

Mereka yang perlu dibawa ke rumah sakit adalah pasien corona bergejala, memiliki komorbid, saturasi di bawah 95 persen, serta alami sesak napas. Hal tersebut dilakukan agar RS tak semakin penuh
Ameidyo Daud Nasution
21 Juni 2021, 15:46
corona, covid, menkes, rumah sakit
Muhammad Zaenuddin|Katadata
Petugas mengenakan Alat Pelindung Diri (APD) lengkap merapikan mesin sinar ultra violet saat menyiapkan ruangan perawatan di Tower 8 Rumah Sakit Darurat COVID-19 (RSDC) Wisma Atlet Pademangan, Jakarta, Selasa (15/6/2021). Menkes atur kriteria pasiencorona yang perlu dirawat di rumah sakit.

Pemerintah menetapkan beberapa syarat pasien Covid-19 yang perlu dirawat di rumah sakit. Hal tersebut dilakukan untuk mengurangi beban fasilitas kesehatan yang semakin bertambah akibat lonjakan corona.

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan mereka yang perlu dibawa ke rumah sakit adalah pasien bergejala, memiliki komorbid, saturasi di bawah 95 persen, serta mengalami sesak napas

“Kami akan atur untuk memastikan mana yang perlu isolasi mandiri dan terpusat. Saya pastikan koordinasi ke rumah sakit ini akan diatur,” kata Budi dalam konferensi pers virtual, Senin (21/6).

 

Advertisement

Budi juga mengatakan akan terus membongkar kasus Covid-19 dengan tes dan penelusuran kontak erat. Bahkan jika kasus konfirmasi ditemukan di lebih dari lima rumah, maka satu Rukun Tetangga akan disekat. “Kami sekat dengan bantuan personel TNI dan Polri,” kata Budi.

Selain itu ruang isolasi terpusat juga akan disiapkan di beberapa kecamatan hingga kelurahan. Jokowi memberikan arahan agar seluruh masyarakat bergotong royong menyiapkan logistik bagi mereka yang diisolasi.

“Cukup dengan bantuan makanan yang diutamakan dari gotong royong masyarakat sekitar, itu modal sosial kita” kata mantan Dirut Bank Mandiri tersebut.

Sebelum DKI Jakarta, penuhnya rumah sakit akibat lonjakan Covid-19 terjadi di banyak daerah seperti Kudus dan Bangkalan. Di Bangkalan, rasio kecukupan tempat tidur isolasi sempat mencapai 80 persen seperti disampaikan dalam Databoks di bawah:

Sedangkan Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo meminta Pemerintah Provinsi DKI Jakarta segera merealisasikan 31 tempat isolasi. Beberapa yang akan disiapkan antara lain Nagrak dan Pasar Rumput.

“Termasuk hotel yang akan disiapkan untuk isolasi mandiri,” kata Sigit dalam kesempatan yang sama.

 

 

Masyarakat dapat mencegah penyebaran virus corona dengan menerapkan 3M, yaitu: memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak sekaligus menjauhi kerumunan. Klik di sini untuk info selengkapnya.
#satgascovid19 #ingatpesanibu #pakaimasker #jagajarak #cucitangan

News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait