Kasus Covid-19 RI Melonjak 20.467, Ini 5 Daerah Penyumbang Tertinggi

Ameidyo Daud Nasution
29 Juni 2021, 18:00
covid, corona, jakarta
ANTARA FOTO/ Fakhri Hermansyah/hp.
Petugas mengantar pasien ke ruang IGD (Instalasi Gawat Darurat) tambahan di RSUD Bekasi, Jawa Barat, Rabu (23/6/2021). Kasus Covid-19 hari Selasa (29/6) bertambah 20.467 orang.

Kasus Covid-19 masih terus menunjukkan angka penularan yang tinggi di Indonesia. Kementerian Kesehatan melaporkan adanya tambahan 20.467 orang pada Selasa (29/6).

Jakarta menyumbang tambahan kasus tertinggi yakni 7.379 orang, disusul oleh Jawa Barat yang mencatatkan 3.908 kasus baru. Jawa Tengah berada di posisi tiga dengan lonjakan 2.932 kasus hari ini.

Jawa Timur yang melaporkan 1.065 kasus berada di peringkat keempat. Di bawahnya adalah Daerah Istimewa Yogyakarta dengan 850 pasien baru.

 

Kemenkes juga melaporkan angka kematian pasien Covid-19 hari ini bertambah 463 orang. Lonjakan terbesar disumbang Jawa Barat dengan 112 kasus, berikutnya adalah DKI Jakarta dengan 80 kasus meninggal dunia.

Sedangkan jumlah kenaikan kasus hari ini didapatkan dari pemeriksaan terhadap 103.265 orang. Adapun hingga saat ini Kemenkes mencatatkan adanya 228.835 kasus positif dan 132.723 suspek Covid-19.

Presiden Joko Widodo dikabarkan akan mengambil kebijakan baru untuk meredam lonjakan kasus Covid-19 di Indonesia. Kebijakan itu disebut-sebut Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) darurat, yang tujuan utamanya untuk membatasi mobilitas masyarakat.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Katadata.co.id, kebijakan ini kemungkinan mirip dengan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) meski dengan sejumlah pelonggaran. "Hari ini sedang dibahas kebijakannya," kata seorang sumber Katadata.co.id, Selasa (29/6).

Tak hanya itu, pemerintah juga akan mewajibkan penumpang pesawat terbang untuk melakukan pemeriksaan tes Real Time Polymerase Chain Reaction (RT PCR). Meski demikian, seluruh rencana tersebut masih dibahas hari ini salah satunya dengan para pelaku ekonomi.

 "Sedang dirapatkan di pokja (kelompok kerja), masih drafting," kata Kepala Bidang Penanganan Kesehatan Satgas Covid-19 Alexander Ginting.

 

News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait