Biden Singgung Jakarta Terancam Tenggelam, Megawati Lapor Jokowi

Megawati minta semua pihak membenahi diri dalam menghadapi ancaman lingkungan
Ameidyo Daud Nasution
4 Agustus 2021, 19:53
Megawati
ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay
Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri berpidato usai pengumuman nama-nama calon kepala daerah dan calon wakil kepala daerah yang diusung dalam Pilkada Serentak 2020 di Jakarta, Rabu (19/2/2020). Megawati melapor kepada Presiden Joko Widodo usai pernyataan Presiden AS Joe Biden yang menyebut Jakarta bisa tenggelam.

Masyarakat Indonesia beberapa hari belakangan dihebohkan pernyataan Presiden Amerika Serikat Joe Biden yang memprediksi Jakarta akan tenggelam 10 tahun lagi. Mendengar hal tersebut, Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri langsung melapor kepada Presiden Joko Widodo.

Hal tersebut disampaikan Mega saat Pelatihan Mitigasi Bencana Gempa Bumi dan Tsunami Kader PDIP yang digelar pada Rabu (4/8). Ia awalnya menerima informasi tersebut dari Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto soal pernyataan Biden.

Mega yang mengaku bingung, lalu segera melaporkan prediksi tersebut kepada Jokowi. “Coba, siapa yang enggak garuk-garuk kepala, apa yang harus kita lakukan?,” katanya.

 

Advertisement

Tak hanya kepada Jokowi, Mega juga menyampaikan prediksi Biden ini kepada Sekretaris Kabinet Pramono Anung. Presiden kelima RI itu lalu mengatakan niat Presiden AS sebenarnya baik untuk mengingatkan Indonesia selaku negara sahabat.

“Bagus dia ngomong begitu karena biasanya kalau orang kita baru mendengarkan kalau orang asing ngomong. Kalau pemimpin dewe (sendiri) ngomong langsung dibully,” katanya.

Oleh sebab itu Mega meminta semua pihak mulai memperbaiki situasi dari sekarang. Dia lalu mengaku telah menyuarakan isu lingkungan sejak menjadi Wakil Presiden dua dekade silam.

“Negara kita bukan benua, tapi kepulauan, bagaimana mengatasinya. Sekarang Tiongkok dan Eropa saja mengalami banjir,” ujarnya.

Biden menyampaikan hal tersebut dalam pidatonya di hadapan para pejabat intelijen AS, 27 Juli lalu. Ia menyinggung bahaya perubahan iklim sebagai ancaman terbesar yang dihadapi Negeri Abang Sam itu.

Biden mencontohkan jika permukaan air laut meningkat dua setengah kaki, maka jutaan orang akan bermigrasi dan memunculkan konflik lahan dengan sesamanya. Ia lalu menyinggung nasib Indonesia jika dalam 10 tahun ke depan harus pindah ibu kota lantaran Jakarta tenggelam.

“Itu penting. Ini adalah pertanyaan strategis sekaligus pertanyaan soal lingkungan,” kata Biden dikutip dari laman Gedung Putih.

 

Reporter: Rizky Alika
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait