Tambah Imunitas Lawan Covid-19, Jokowi Ajak Masyarakat Makan Buah

Jokowi mengatakan konsumsi buah di RI baru mencapai 59% dari standar yang ditetapkan WHO
Image title
9 Agustus 2021, 16:03
jokowi, who, buah, covid
Katadata
Presiden Joko Widodo pada pembukaan Gelar Buah Nusantara 2021, Senin (9/8) mengajak masyarakat menambah konsumsi buah-buahan sesuai rekomendasi WHO.

Konsumsi buah diperlukan terutama pada era pandemi Covid-19. Namun, Presiden Joko Widodo mengatakan konsumsi buah masyarakat Indonesia masih rendah, hanya 59% dari rekomendasi Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Padahal, upaya peningkatan stamina dan imunitas tubuh diperlukan agar terhindar dari penyakit. Untuk itu, masyarakat harus lebih banyak mengonsumsi buah dan sayur.

"Tingkat konsumsi buah kita masih rendah 88,5 gram per orang per hari. Masih jauh di bawah rekomendasi WHO 150 gram per orang per hari," kata Jokowi dalam acara pembukaan Gelar Buah Nusantara 2021, Senin (9/8).

 Kepala Negara juga mengajak masyarakat untuk mengonsumsi buah nusantara dengan kandungan gizi yang melimpah. Dengan mengonsumsi buah lokal, masyarakat juga telah membantu peningkatan kesejahteraan para petani.

Dalam kesempatan itu, ia juga mengajak pelaku usaha buah untuk terus meningkatkan daya saing produknya. Dengan demikian, buah produksi dalam negeri bisa masuk ke pasar internasional.

Saat ini, Indonesia sudah mengekspor buah mangga, nanas, pisang, dan manggis ke berbagai negara. "Kita ingin mengeksplor lebih banyak aneka buah nusantara sehingga buah Indonesia digemari oleh masyarakat di bebagai negara," ujar dia.

Untuk itu, pengusaha harus meningkatkan daya saing dari sisi harga dan kualitas. Harga buah harus semakin kompettif dengan cita rasa yang tetap terjaga, produksi yang berkelanjutan, serta pengemasan yang menarik.

Oleh karenanya, ekosistem buah nusantara harus ditata dari hulu hingga ke hilir. Kemudian, petani juga perlu didukung dengan informasi dan pengetahuan terbaru agar produktivitas meningkat.

Selanjutnya, akses permodalan bagi petani perlu diperkuat. "Teknologi penyimpanan harus semakin baik, supply chain makin efisien, dan konektivitas daerah dan untuk ekspor harus semakin lancar," kata Jokowi.

Di sisi lain, promosi buah nusantara harus tersu ditingkatkan dengan memanfaatkan teknologi, baik di dalam dan luar negeri. Promosi juga dilakukan melalui sistem pendidikan di sekolah.

"Sampaikan terus sebagai bagian edukasi keluarga dan komuntias sehingga menjangkau anak kita agar generasi muda semakin mencintai buah lokal," ujar dia.

 

Reporter: Rizky Alika
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait