PPKM Level 4, Restoran di Mal Jabodetabek Buka dengan Kapasitas 25%

Pelonggaran lain dalam PPKM Level 4 dan 3 adalah mal bisa beroperasi dengan kapasitas 50%
Image title
18 Agustus 2021, 10:57
ppkm level 4, restoran,
ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga
Pekerja merapikan kursi di salah satu restoran di Jakarta, Kamis (29/7/2021). Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menambah aturan terkait aktivitas makan minum di rumah makan dengan mewajibkan seluruh pengunjung sudah divaksinasi COVID-19. ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga/rwa.

Pemerintah kembali memperpanjang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 1 hingga 4 Jawa Bali hingga 23 Agustus. Namun, dalam perpanjangan ini pemerintah memberikan beberapa kelonggaran atas beberapa kegiatan masyarakat seperti restoran.

Salah satunya yakni memberi izin kepada restoran yang ada di dalam pusat perbelanjaan untuk melayani dine-in atau makan di tempat dengan kapasitas 25% atau dua orang per meja. Hal ini tertuang dalam Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 34 Tahun 2021 yang ditandatangani oleh Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian pada Senin (16/8).

Dalam aturan tersebut, sejumlah wilayah dengan kategori PPKM level 4 seperti DKI Jakarta, Kota Tangerang, Kabupaten Tangerang, Tangerang Selatan, Bekasi, Depok, Kabupaten Bogor, dan Kabupaten Bekasi dilakukan uji coba pembukaan mal dan pusat belanja.

“Restoran/rumah makan, kafe di dalam pusat perbelanjaan/mall/pusat perdagangan dapat menerima makan di tempat (dine in) dengan kapasitas maksimal 25%, satu meja maksimal dua orang, dan waktu makan maksimal 30 menit,” demikian tertulis dalam Inmendagri 34/2021 Diktum Ketiga poin h, dikutip Rabu (18/8).

Advertisement

Selain itu, kapasitas mal dan pusat belanja di wilayah tersebut juga dapat beroperasi dengan kapasitas maksimal 50%. Sebelumnya, kapasitas mal di wilayah Jakarta, Bandung, Surabaya, dan Semarang direlaksasi menjadi 25% pada pekan lalu. Sedangkan untuk jam operasional, pusat belanja diizinkan untuk beroperasi mulai pukul 10.00 sampai dengan 20.00.

Sementara itu, bagi para pengunjung dan pegawai mal atau pusat belanja wajib untuk menggunakan aplikasi PeduliLindungi untuk melakukan skrining. Namun, anak usia di bawah 12 Tahun masih dilarang untuk mengunjungi mal atau pusat belanja.

Selain wilayah Jabodetabek, relaksasi aturan ini juga berlaku di kota Bandung,  Semarang, Surabaya, Cimahi, Kabupaten Bandung Barat, Kabupaten Bandung, Kabupaten Sumedang, Kabupaten Sidoarjo, Kabupaten Mojokerto, Kabupaten Lamongan, Kabupaten Gresik, dan Kabupaten Bangkalan.

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan peningkatan kapasitas mal dan izin makan di tempat dilakukan setelah evaluasi protokol kesehatan di pusat perbelanjaan telah berjalan baik.

Luhut mengatakan pengelola telah mengimplementasikan protokol kesehatan dengan baik lewat aplikasi pedulilindungi. Selain itu orang yang masuk pusat perbelanjaan telah menjalani vaksinasi Covid-19.

Meski begitu, ia menegaskan akan memberikan sanksi kepada para pengelola mal yang melanggar protokol kesehatan. "Kami akan tutup jika ada yang melanggar peraturan ini," kata Luhut dalam konferensi pers virtual, Senin (16/8).

 

Reporter: Cahya Puteri Abdi Rabbi
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait