Tol Pertama Kalimantan Rampung, Jokowi Harap Turunkan Biaya Logistik

Tol tersebut juga akan tersambung ke jalan ke Ibu Kota baru di kalimantan Timur
Rizky Alika
24 Agustus 2021, 16:37
Tol, jokowi, tol balikpapan
ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay
Presiden Joko Widodo saat meresmikan Jalan Tol Balikpapan-Samarinda seksi 2,3 dan 4 di Samboja, Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, Selasa (17/12/2019). Saat ini seksi 1 sampai 5 tol tersebut telah tersambung.

 Presiden Joko Widodo telah meresmikan tol Balikpapan-Samarinda ruas Balikpapan-Samboja di Kalimantan Timur pada Selasa (24/8). Jokowi berharap, tol pertama di Kalimantan itu menjadi titik baru pertumbuhan ekonomi.

Kepala Negara mengatakan, peresmian ruas tol seksi Balikpapan-Samboja menjadi momen bersejarah karena menandakan selesainya pembangunan seluruh jalan tol Balikpapan-Samarinda sepanjang 97,3 km. 

"Kita harapkan dengan adanya jalan tol ini akan menciptakan titik pertumbuhan ekonomi baru dan juga perbaikan jaringan logistik kita," kata Jokowi di Balikpapan, Selasa (24/8) seperti disiarkan Youtube Sekretariat Presiden.

 

Untuk itu, tol tersebut diharapkan bakal memperbaiki jaringan logistik di Kalimantan menjadi lebih efisien dan cepat. Dengan demikian, daya saing komoditas produk Kalimantan Timur diharapkan bisa meningkat.

Selain itu, tol tersebut akan menurunkan biaya logistik pada produk ekspor Kalimantan. "Ini akan miliki daya saing tinggi sehingga menjadikan ekonomi di provinsi Kalimantan Timur semakin efisien dan kompetitif," ujar Mantan Walikota Solo itu.

Pada kesempatan yang sama, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimoeljono mengatakan tol tersebut menghubungkan jalan ke ibu kota negara. Tak hanya itu, kehadiran tol ini akan menambah volume kendaraan yang melintas.

Sebelum ruas Balikpapan-Samboja diresmikan, Lalu Lintas Harian Rata-rata (LHR) tol itu mencapai 4 ribu-5 ribu kendaraan per hari. "Namun dengan ini, diharapkan LHR bisa 11 ribu," katanya.

Jalan Tol Balikpapan Samarinda dirancang sebagai penghubung ibu kota Provinsi Kalimantan Timur di Samarinda dengan sejumlah kota bisnis lainnya seperti Balikpapan, Penajam Paser Utara, Kutai Kartanegara dan Bontang. Selain itu jalan tol ini semakin strategis ketika didukung infrastruktur lainnya menuju Pelabuhan Semayang di Balikpapan dan Pelabuhan Samarinda.

Dengan adanya jalan tol Balikpapan-Samarinda ini akan memangkas waktu tempuh hingga 50%. "Kalau biasanya 3 sampai 4 jam maka bisa setengahnya saja 1,5 sampai 2 jam," kata Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian PUPR Danang Parikesit.

Jalan Tol Balikpapan - Samarinda terdiri dari seksi 1 ruas Balikpapan – Samboja (22,03 Km) dan seksi 5 ruas Balikpapan - Sepinggan (11,09 Km) merupakan porsi pemerintah.

Kemudian seksi II ruas Samboja - Muara Jawa (30,98 Km), seksi III ruas Muara Jawa - Palaran (17,50 Km), dan seksi IV ruas Palaran - Samarinda (17,95 Km) porsi Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) PT Jasa Marga Balikpapan-Samarinda yang sudah beroperasi sejak Desember 2019 lalu.

 

Reporter: Rizky Alika
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait