Wagub Jakarta Targetkan Lokasi Sirkuit Formula E Diumumkan Bulan Ini

Sebelumnya Pemprov batal menjadikan Monumen Nasional (Monas) sebagai lokasi sirkuit Formula E karena terbentur izin cagar budaya dan ring satu negara
Ameidyo Daud Nasution
18 Oktober 2021, 15:05
formula e, jakarta, riza patria
Dok. FIA Formula E
Balap mobil listrik Formula E yang berlangsung di Riyadh, Arab Saudi pada Desember 2018.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tetap melanjutkan rencana menggelar Formula E. Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menargetkan lokasi sirkuit balap mobil listrik itu bisa diumumkan bulan ini.

Sebelumnya Pemprov batal menjadikan Monumen Nasional (Monas) sebagai lokasi sirkuit Formula E karena terbentur perizinan cagar budaya dan ring satu negara. Riza mengatakan lokasi pengganti akan diumumkan lewat survei yang dilakukan Dewan Olahraga Motor Dunia (FIA) akhir Oktober.

“Mudah-mudahan pada bulan ini,” kata Riza di Balai Kota, Jakarta, Senin (18/10) dikutitp dari Antara.

 

Advertisement

Dia menjelaskan bahwa penentuan lokasi tak akan banyak menemui kendala lantaran fasilitas di Jakarta yang mumpuni. Sedangkan vaksinasi Covid-19 akan terus digenjot untuk mendukung keamanan saat pelaksanaan Formula E yang dijadwalkan berlangsung 4 Juni 2022.

“Tidak ada masalah, Jakarta fasilitasnya sangat baik dan mendukung,” kata Riza.

Sebelumnya PT Jakarta Propertindo (Jakpro) sedang dalam proses pencarian lokasi lain balapan. Beberapa titik yang menjadi kandidat adalah pulau reklamasi hingga Senayan.

"Banyak. Ada lima alternatif. Kalau Monas sepertinya agak ‘berat’ dari sisi perizinan. Jadi, kami cari lokasi ikon Jakarta lainnya," kata Direktur Pengembangan Bisnis Jakpro Gunung Kartiko, Rabu (6/10).

Rencana DKI menggelar Formula E ini juga sampai menimbulkan kegaduhan. Bahkan Fraksi PDI Perjuangan (PDIP) dan Partai Solidaritas Indonesia (PSI) mengajukan interpelasi kepada Gubernur Anies Baswedan.

Fraksi PDIP sempat menjelaskan beragam alasan hak interpelasi diberikan kepada Anies. Salah satunya  adalah adanya potensi kerugian daerah senilai Rp 106 miliar jika Formula E dipaksakan jalan pada 2022 sampai 2024.

 

Reporter: Antara
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait