Menpora Bentuk Tim untuk Hadapi Sanksi Badan Anti-Doping Dunia

WADA menghukum LADI lantaran adanya ketidakpatuhan terhadap program uji doping di Indonesia. Sanksi ini mengakibatkan Merah Putih dilarang berkibar Indonesia menjuarai Piala Thomas 2020
Ameidyo Daud Nasution
18 Oktober 2021, 16:01
menpora, olahraga, doping
ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/rwa.
Menteri Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali menyampaikan pandangannya saat mengikuti rapat kerja dengan Komisi X DPR di komplek Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (23/3/2021). Raker tersebut membahas dampak pemotongan anggaran APBN Tahun Anggaran 2021 serta presentasi Menpora tentang desain besar keolahragaan nasional sebagai bahan pertimbangan bagi revisi UU nomor 3 tahun 2005 tentang sistem keolahragaan nasional.

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali membentuk tim untuk mempercepat pencabutan sanksi Badan Anti Doping Dunia (WADA) terhadap Lembaga Anti Doping Indonesia (LADI). Hal ini menyusul larangan pengibaran bendera Merah Putih dalam sejumlah kejuaraan olahraga internasional.

WADA menghukum LADI lantaran adanya ketidakpatuhan terhadap program uji doping di Indonesia. Terbaru, sanksi ini mengakibatkan Merah Putih dilarang berkibar saat penyerahan medali emas Indonesia pada Piala Thomas 2020 di Ceres Arena, Aarhus, Denmark, Minggu (17/10).

“Saya membentuk tim untuk akselerasi upaya mengakhiri sanksi terhadap LADI,” kata Zainudin dalam konferensi pers virtual, Senin (18/10) dikutip dari Antara.

 

Advertisement

Ketua Umum Komite Olimpiade Indonesia (KOI) Raja Sapta Oktohari akan mengetuai tim ini. Dia akan dibantu Sekretaris Jenderal KOI, dua perwakilan LADI, dua dari induk cabang olahraga yang sering mengikuti ajang internasional, dan satu dari Kemenpora.

Selain mempercepat pencabutan sanksi, tim juga akan menginvestigasi masalah ketidak patuhan LADI atas aturan uji doping internasional. Apalagi lembaga tersebut gagal memenuhi ambang batas minimal sampel pengujian.

Okto mengatakan tim siap memaksimalkan lobi agar sanksi segera dicabut. Dia akan menghubungi Kemenpora dan LADI untuk merapikan data yang mereka dapat.

“Serta lobi untuk memaksimalkan upaya pencabutan sanksi,” katanya.

Larangan pengibaran bendera ini mengakibatkan pemerintah dikritik netizen hingga mantan atlet. Juara Olimpiade Athena 2004, Taufik Hidayat meminta pemerintah segera menyelesaikan masalah sanksi WADA tersebut.

"Saya berharap ini bisa cepat selesai. Pemerintah harusnya malu, dulu gembar-gembor ingin jadi tuan rumah Piala Dunia, tuan rumah Olimpiade, tapi mengurus seperti ini saja enggak bisa. Jangan sampai kita kayak Rusia," ujar Taufik dalam akun Instagramnya.

 

News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait