Kasus Covid-19 Bertambah 903, Terbanyak dari Jakarta dan Jawa Barat

DKI Jakarta juga menyumbang nol kematian pasien Covid-19 pada hari ini
Ameidyo Daud Nasution
19 Oktober 2021, 18:13
covid-19, jakarta, jawa barat
ANTARA FOTO/Asprilla Dwi Adha/hp.
Petugas medis melakukan tes antigen kepada siswa di SDN Depok 1, Depok, Jawa Barat, Senin (18/10/2021). Foto; Antara

Tren kasus positif Covid-19 masih bergerak di bawah angka 1.000 orang sejak lima hari lalu. Pemerintah juga melaporkan adanya 903 pasien baru corona pada Selasa (19/10).

Provinsi DKI Jakarta berada di peringkat pertama kasus baru yakni 106 pasien yang dilaporkan hari ini. Meski demikian tren penularan di Jakarta mulai menurun sejak kenaikan 154 kasus pada 16 Oktober lalu.

 

Di posisi kedua adalah Jawa Barat dengan sumbangan 105 kasus positif. Sedangkan Jawa Timur yang melaporkan 95 kasus berada di peringkat ketiga.

Total kasus positif hari ini didapatkan dari pemeriksaan terhadap 175.456 orang. Ini berarti angka rasio positif corona yang dilaporkan mencapai 0,51%.

Sedangkan angka kematian pasien corona hari ini mencapai 50 orang. Jawa Tengah menyumbangkan pasien meninggal terbanyak yakni sembilang orang hari ini.

Pemerintah juga melaporkan adanya 12 provinsi dengan nol pasien meninggal hari ini. Beberapa daerah tersebut adalah DKI Jakarta, Sumatera Barat, Jambi, Kepulauan Riau, dan Kalimantan Barat.

Selain itu sebanyak 1.530 orang juga telah sembuh dari Covid-19 hari ini. Jawa Barat menyumbangkan angka pulih terbanyak yakni 264 orang.

Jumlah kasus aktif corona hari ini juga menurun 677 jadi 16.697 orang. Sedangkan angka suspek Covid-19 juga tercatat sebesar 6.074 orang.

DKI Jakarta dan sekitarnya telah masuk dalam status Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 2 hingga 1 November mendatang. Total, ada 56 kabupaten dan kota di Jawa dan Bali yang berstatus PPKM level ini.

 

News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait