Jakarta Turun Status PPKM Level 1, Jam Operasional MRT Diperpanjang

Namun MRT Jakarta tetap mewajibkan penggunanya telah menerima vaksin minimal dosis pertama
Ameidyo Daud Nasution
4 November 2021, 08:19
mrt, jakarta, ppkm level 1
ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso/hp.
Penumpang menaiki kereta MRT di Stasiun MRT Bundaran HI, Jakarta, Jumat (18/12/2020).

PT MRT Jakarta memperpanjang jam operasional Moda Raya Terpadu (MRT) seiring Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 1 di ibu Kota. Operasional kereta bawah tanah tersebut diperpanjang hingga 22.30 WIB.

Sebelumnya, jam operasional MRT berakhir pada pukul 21.30. Sedangkan jam dimulainya pelayanan tetap pada pukul 05.00 untuk Senin sampai Jumat dan 06.00 pada Sabtu dan Minggu.

“PT MRT Jakarta melakukan perubahan waktu operasional yang diberlakukan mulai Kamis (4/11),” demikian keterangan MRT Jakarta yang ditulis pada Kamis (4/11).

 

Mereka juga mengubah jarak antar kereta atau headway menjadi tiap lima menit untuk jam sibuk (07.00 WIB – 09.00 WIB dan 17.00 WIB – 19.00 WIB). Adapun headway kereta di luar jam sibuk dan akhir pekan dipatok 10 menit.

“Pembatasan jumlah pengguna 65 orang per kereta,” demikian bunyi keterangan tertulis mereka.

Namun operator kereta tersebut tetap memberlakukan protokol kesehatan di area MRT Jakarta. Beberapa di antaranya adalah memakai masker, menjaga jarak antar pengguna dengan pembatasan kapasitas dan stiker jaga jarak, menyediakan tempat cuci tangan, serta larangan berbicara di dalam kereta maupun peron stasiun.

Mereka juga mewajibkan pengguna telah menerima vaksin minimal dosis pertama. Selain itu masyarakat yang menggunakan MRT harus melakukan pemindaian QR Code lewat aplikasi PeduliLindungi atau JAKI di stasiun.

Pemerintah telah menurunkan status Jakarta  dalam status PPKM Level 1. Dengan status tersebut, maka sejumlah aktivitas masyarakat kembali dilonggarkan, salah satunya (WFO) bagi sektor non esensial bisa bertambah dari kapasitas 50% menjadi 75%.

Adapun sejumlah sektor esensial seperti perbankan, asuransi, dan pegadaian bisa beroperasi 100% untuk staf yang melayani masyarakat. Begitu juga dengan pasar modal, teknologi informasi, perhotelan bisa beroperasi dengan kapasitas penuh.

 

News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait