Kasus Covid-19 Indonesia Bertambah 434, Terbanyak Berasal dari Jakarta

Dua provinsi melaporkan nol kasus positif hari ini. Presiden Joko Widodo memerintahkan para Menteri untuk menahan lonjakan Covid-19 di Jakarta dan empat provinsi lainnya.
Ameidyo Daud Nasution
9 November 2021, 18:16
covid-19, corona, jakarta
ANTARA FOTO/Maulana Surya/hp.
Petugas kesehatan berjalan menuju rumah warga untuk melakukan vaksinasi Covid-19 di Sondakan, Laweyan, Solo, Jawa Tengah, Kamis (4/11/2021).

Kasus Covid-19 di Indonesia kembali menanjak Selasa (9/11) usai mencapai titik terendahnya selama 1,5 tahun pada Senin (8/11). Hari ini, pemerintah melaporkan pasien corona RI bertambah 434 orang.

Kasus terbanyak hari ini disumbang Provinsi DKI Jakarta dengan 94 kasus, Jawa Barat dengan 62 kasus, dan Jawa Timur sebanyak 48 kasus. Namun ada dua provinsi yang melaporkan nol pasien baru hari ini yakni Bengkulu dan Gorontalo.

Tambahan kasus baru tersebut didapatkan dari pemeriksaan terhadap 173.067 orang. Sedangkan positivity rate atau rasio positif corona  hari ini sebesar 0,35%.

Sedangkan angka kematian Covid-19 hari ini bertambah 21 orang. Sumbangan terbanyak berasal dari Jawa Timur yakni tujuh pasien meninggal dunia. Namun sebanyak 23 provinsi melaporkan nihil kematian corona.

Advertisement

Adapun jumlah pasien yang sembuh hari ini bertambah 585 orang. Angka pulih terbanyak berasal dari DKI Jakarta yakni 147 orang.

Pemerintah juga melaporkan kasus aktif corona hari ini berkurang 172 menjadi 9.602 orang. Sedangkan 7.062 orang dinyatakan sebagai suspek Covid-19.

Presiden Joko Widodo juga mewaspadai tren kenaikan kasus Covid-19 di Jawa-Bali saat ini. Jokowi juga menginstruksikan para menteri untuk mengawasi munculnya lonjakan penularan corona.

Adapun, lima wilayah yang dimaksud ialah Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Kalimantan Timur. Kepala Negara meminta kenaikan kasus ditangani dengan lebih cepat.

"Arahan Bapak Presiden diminta agar segera memperhatikan kabupaten/kota, terutama di lima provinsi," kata Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin dalam konferensi pers daring, Senin (8/11).

Masyarakat dapat mencegah penyebaran virus corona dengan menerapkan 3M, yaitu: memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak sekaligus menjauhi kerumunan. Klik di sini untuk info selengkapnya.
#satgascovid19 #ingatpesanibu #pakaimasker #jagajarak #cucitangan

News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait