Positif Covid-19 RI Bertambah 359 Orang, Nol Kasus Baru di 4 Provinsi

Kasus baru terbanyak berasal dari Jakarta. Namun tren penularan Covid-19 di ibu kota terus menurun dalam beberapa hari
Ameidyo Daud Nasution
13 November 2021, 19:01
covid-19, corona, pandemi, jakarta
ANTARA FOTO/Asprilla Dwi Adha/hp.
Petugas medis melakukan tes antigen kepada siswa di SDN Depok 1, Depok, Jawa Barat, Senin (18/10/2021). Pemerintah Kota Depok melakukan tes antigen COVID-19 secara acak bagi pelajar dan guru sejumlah sekolah untuk memastikan kesehatan siswa dan mencegah terjadinya klaster baru penyebaran COVID-19 di sekolah selama Pembelajaran Tatap Muka (PTM) Terbatas. ANTARA FOTO/Asprilla Dwi Adha/hp.

Kasus Covid-19 di Indonesia terus menunjukkan tren penurunan sepanjang pekan ini. Pemerintah melaporkan jumlah pasien corona bertambah 359 orang pada Sabtu (14/11).

Angka ini merupakan yang terendah sejak 8 November lalu yakni 244 orang. Sedangkan kasus hari ini didapatkan dari pemeriksaan terhadap 184.695 orang atau rasio positif 0,19%.

 

Kasus terbanyak hari ini disumbangkan oleh DKI Jakarta yakni 54 orang. Meski demikian, penambahan pasien di ibu kota terus menurun sejak Rabu (11/11) yakni 107 orang.

Advertisement

Selain itu ada empat provinsi yang melaporkan nol kasus baru hari ini. Keempatnya adalah Sumatera Selatan, Jambi, Kepulauan Riau, dan Sulawesi Barat.

Sedangkan angka kematian pasien corona hari ini bertambah 16 orang. Kasus terbanyak disumbang Jawa Tengah yang melaporkan 3 pasien meninggal dunia.

Adapun 24 provinsi melaporkan nihil pasien meninggal dunia hari ini. Selain Jateng dan Bali, provinsi lain yang mencatatkan kematian adalah Jawa Timur, Jawa Barat, DI Yogyakarta, Bangka Belitung, Lampung, Sulawesi Utara, Kalimantan Utara dan Kalimantan Tengah.

Pemerintah juga melaporkan jumlah pasien yang sembuh bertambah 451 orang hari ini. Jakarta menyumbangkan angka pulih terbanyak yakni 97 orang.

Sedangkan kasus aktif Covid-19 hari ini berkurang 108 menjadi 9.197 orang. Selain itu, sebanyak 4.872 orang dinyatakan sebagai suspek virus corona.

Pemerintah juga akan memacu vaksinasi Covid-19 usai kedatangan tambahan delapan juta vaksin Sinovac. Targetnya, 123 juta orang telah menerima suntikan pada akhir 2021.

“Lancarnya kedatangan vaksin membuat percepatan dan perluasan program menjadi optimal,” kata Juru Bicara Vaksinasi Kementerian Kesehatan dr Siti Nadia Tarmizi dalam keterangan tertulis Kementerian Komunikasi dan Informatika, Sabtu (14/11).

 

News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait