Tren Kenaikan, Kasus Positif Covid-19 Indonesia Bertambah 451 Orang

Kasus positif Covid-19 terbanyak hari ini disumbang Jawa Barat yakni 85 orang
Ameidyo Daud Nasution
24 November 2021, 18:29
covid-19, corona, virus corona
ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat
Petugas kesehatan melakukan tes usap polymerase chain reaction (PCR) COVID-19 pada warga di Jakarta, Selasa (2/11/2021).

Kasus Covid-19 di Indonesia terus bergerak naik sejak awal pekan ini. Pemerintah melaporkan pasien corona RI bertambah 451 orang pada Rabu (24/11).

Angka ini terus menanjak dari 186 kasus pada Senin (24/11). Kasus terbanyak hari ini disumbangkan Provinsi Jawa Barat dengan 85 orang dan DKI Jakarta dengan 82 kasus.

 

Kasus yang didapatkan hari ini berasal dari tes yang dilakukan kepada 200.412 orang. Sedangkan rasio positif Covid-19 hari ini sebesar 0,23%.

Sedangkan kasus kematian pasien corona juga berada dalam tren peningkatan sejak awal pekan. Hari ini, pemerintah melaporkan tambahan 13 orang meninggal dunia.

Sebanyak sembilan provinsi melaporkan pasien meninggal hari ini. Kesembilan daerah itu terdiri dari Lampung, Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Barat dan Kalimantan Timur.  

Adapun angka kesembuhan pasien corona hari ini bertambah 377 orang. Sumbangan terbanyak berasal dari Jakarta yang melaporkan 105 kasus positif telah pulih.

Pemerintah juga melaporkan kasus aktif corona menurun 61 menjadi 7.977 orang hari ini. Selain itu ada 5.834 orang yang dinyatakan sebagai suspek Covid-19.

Jumlah kasus konfirmasi positif Covid-19 di Indonesia bisa jadi lebih sedikit dari angka yang sesungguhnya. Hasil survei serologi yang dilakukan Kementerian Kesehatan menunjukkan, jumlah penduduk yang telah terkena corona kemungkinan bisa mencapai 16 juta orang.

Survei serologi dilakukan untuk mendeteksi antibodi masyarakat terhadap SARS-CoV-2. Survei menggunakan metode seroprevalence dan dilakukan kepada 21.880 sampel yang tersebar di 100 kabupaten/kota pada 34 provinsi. 

"Salah satu hasil seroprevalensi kita menunjukkan angka prevalensi Covid-19 adalah 14%, Jadi kalau dilihat jumlah penderita dilaporkan sekitar 4 juta, kemungkinan bisa 15-16 juta," kata Juru Bicara Vaksinasi Kemenkes dr Siti Nadia Tarmizi dalam webinar daring, Selasa (23/11).

 

News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait