Kasus Covid-19 RI Bertambah 372, Terbanyak Berasal dari Yogyakarta

Kasus aktif Covid-19 di Indonesia juga meningkat 63 menjadi 8.040 orang
Ameidyo Daud Nasution
25 November 2021, 17:58
covid-19, corona, pandemi
ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat
Petugas kesehatan melakukan tes usap polymerase chain reaction (PCR) COVID-19 pada warga di Jakarta, Selasa (2/11/2021)

Kasus Covid-19 di Indonesia masih bertambah meski mengalami tren penurunan. Pemerintah melaporkan pasien corona RI naik 372 pada Kamis (25/11).

Kasus terbanyak hari ini disumbangkan Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta dengan 79 pasien. Berikutnya adalah DKI Jakarta dengan 54 kasus positif.

Sedangkan tujuh provinsi menyumbangkan nol kasus hari ini. Ketujuh wilayah tersebut adalah Jambi, Sumatera Selatan, Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Barat, Maluku, dan Maluku Utara.

Pasien positif Covid-19 hari ini tersebut didapatkan dari pemeriksaan terhadap 199.759 orang. Ini berarti rasio positif corona yang dilaporkan sebesar 0,19%.

Adapun kasus kematian pasien corona RI hari ini bertambah 16 orang. Jumlah tambahan pasien meninggal terbanyak yang dilaporkan berasal dari Jawa Tengah yakni 8 orang.

Selain Jateng, provinsi lain yang melaporkan tambahan kematian Covid-19 adalah Jakarta, Jawa Timur, Kalimantan Tengah, Lampung, dan Papua.

Sedangkan pasien Covid-19 yang sembuh hari ini juga bertambah 293. Angka pulih terbanyak berasal dari Jawa Tengah dengan 64 orang dan Jawa Barat yang melaporkan 54 orang sembuh.

Pemerintah juga melaporkan kasus aktif corona bertambah 63 menjadi 8.040 orang. Selain itu sebanyak 6.070 orang dinyatakan sebagai suspek Covid-19.

Pemerintah juga akan menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 3 di seluruh Indonesia pada tanggal 24 Desember hingga 2 Januari 2022 mendatang. Hal ini dilakukan demi menekan lonjakan corona saat Natal dan tahun Baru.

Presiden Joko Widodo menjelaskan, langkah ini diambil agar kenaikan kasus corona RI tak seperti Eropa. "Perlu dijelaskan apabila situasi tidak terkendali justru akan memukul balik ekonomi dan pariwisata kita," kata Jokowi dalam pembukaan rapat terbatas mengenai evaluasi PPKM di Kantor Presiden, Jakarta, Senin (22/11).

 

News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait