Tren Kenaikan Covid-19 RI Terhenti, Kasus Baru Bertambah 245 Hari Ini

Ameidyo Daud Nasution
3 Desember 2021, 17:44
Covid-19, corona, pandemi
Pixabay
Ilustrasi varian Covid-19

Laju penularan Covid-19 akhirnya menurun usai menanjak selama empat hari ke belakang. Pemerintah melaporkan jumlah pasien baru corona bertambah 245 orang pada Jumat (3/12), turun dari 311 pada Kamis (2/12).

Provinsi DKI Jakarta menyumbangkan kasus terbanyak hari ini yakni 42 orang. Berikutnya adalah Jawa Barat dengan 30 pasien baru berada di posisi kedua.

Tambahan kasus positif Covid-19 nasional didapatkan dari pemeriksaan terhadap 194.099 orang. Ini berarti rasio positif corona hari ini mencapai 0,13%.

 Adapun angka kematian bertambah 8 orang pada hari ini. Kasus pasien meninggal terbanyak disumbang Provinsi Jawa Tengah yang melaporkan 2 orang.

Sedangkan kasus sembuh juga meningkat 328 orang pada hari ini. Tambahan terbanyak berasal dari DKI Jakarta yang melaporkan 68 orang telah pulih.

Pemerintah juga melaporkan angka kasus aktif Covid-19 menurun 91 menjadi 7.705 orang. Selain itu sebanyak 5.445 orang dinyatakan sebagai suspek virus corona.

Sedangkan Presiden Joko Widodo masih mewaspadai masih ada tren kenaikan kasus virus corona di 17 kabupaten/kota. Mantan Wali Kota Solo itu meminta, peningkatan kasus perlu segera diantisipasi meski kenaikannya sedikit, yaitu sekitar puluhan kasus per minggu.

Bukan tanpa sebab, peningkatan kasus corona bisa berdampak pada berbagai sektor, seperti keamanan, politik, dan ketertiban masyarakat. Oleh sebab itu Kepala Negara meminta, pengetesan dan penelusuran kontak erat untuk diperkuat. Kasus Covid-19 yang ditemui juga perlu segera diisolasi.

Selain itu, cakupan  vaksinasi juga harus ditingkatkan. Oleh sebab itu Presiden meminta jajaran TNI untuk mendorong vaksinasi penuh hingga mencapai 70% dari total populasi penduduk. "Ini masih butuh kerja keras," ujar dia saat memberikan pengarahan kepada Kepala Kesatuan Wilayah Tahun 2021 di Badung, Bali, Jumat (3/12).

 

Advertisement
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait