Kronologi Erupsi Gunung Semeru Sore Ini, Diawali Getaran Banjir Lahar

Hingga saat ini BNPB belum mendapatkan laporan korban jiwa dari erupsi Gunung Semeru
Ameidyo Daud Nasution
4 Desember 2021, 17:54
gunung semeru, bnpb, gunung berapi
ANTARA FOTO/Umarul Faruq/foc.
Aktivitas Gunung Semeru terpantau dari pos pantau di desa Sumberwuluh, Candipuro, Lumajang, Jawa Timur, Minggu (17/1/2021). Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mengimbau masyarakat tidak melakukan aktivitas di radius wilayah sejauh 4 km arah bukaan kawah aktif sebagai alur luncuran awan panas di sekitar kawasan Besok Grobokan karena ada peningkatan aktivitas.

Gunung Semeru mengalami erupsi pada Sabtu (4/12) sore. Guguran awan panas dari letupan gunung tertinggi di Pulau Jawa itu mengarah ke Desa Sapiturang , Kecamatan Pronojiwo serta membuat dua kecamatan di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur gelap gulita.

 Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menjelaskan kronologi awal yang diamati saat Semeru meletup. Awalnya Pos Pengamatan Gunung Api (PPGA) Gunung Semeru di Pos Gunung Sawur melaporkan getaran banjir lahar atau guguran awan panas pada 14.47 WIB.

Pada 15.10 WIB, PPGA melaporkan visual abu vulkanik dari guguran awan panas teramati mengarah ke Besuk Kobokan dan beraroma belerang. “Beberapa titik lokasi juga mengalami kegelapan akibat abu vulkanik,” demikian keterangan tertulis BNPB, Sabtu (4/12).

 Catatan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), guguran lava pijar teramati meluncur kurang lebih 500-800 meter dengan pusat guguran kurang lebih 500 meter di bawah kawah.

Advertisement

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD Lumajang telah meminta masyarakat dan penambang tak beraktivitas di sepanjang alirang Sungai Mujur dan Curah Kobokan. Tim BPBD juga menuju lokasi di sektor Candipuro dan Pronojiwo untuk melakukan evakuasi.

“Tim BPBD juga tengah berupaya mendirikan titik pengungsian di Lapangan Kamarkajang, Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang,” tulis BNPB.

BNPB juga mencatat hingga saat ini belum ada laporan korban jiwa dari erupsi Gunung Semeru. Saat ini visual gunung tersebut masih tertutup kabut beserta hujan dengan intensitas sedang.

“Kerugian materiil dan dampak lain erupsi masih dalam pendataan,” demikian bunyi keterangan BNPB.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by khofifah indar parawansa (@khofifah.ip)

 

Adapun Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dalam Instagramnya juga mengunggah video erupsi gunung tersebut. Dalam video tersebut, terlihat asap dari erupsi Semeru membubung tinggi dan membuat para penduduk lari tunggang langgang.

Khofifah lalu meminta masyarakat segera menyelamatkan diri menuju tempat yang lebih aman. Sedangkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah baik Jawa Timur dan Kabupaten Lumajang telah meluncur ke lokasi.

“Bupati Lumajang juga bergerak ke lokasi. Insya Allah malam ini saya ke lokasi,” tulis Khofifah dalam akun Instagram khofifah.ip, Sabtu (4/12).

 

News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait