Data Terbaru RS Wisma Atlet, Pasien Covid-19 Tambah 101 Dalam 2 Hari

Ameidyo Daud Nasution
19 Desember 2021, 13:08
Foto udara Rumah Sakit Darurat COVID-19 (RSDC) Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta, Selasa (15/6/2021). Menurut Koordinator RSDC Wisma Atlet Kemayoran Mayjen TNI Tugas Ratmono, pihaknya menambah jumlah kapasitas tempat tidur menjadi 7.394 dari 5.994 akibat lon
Muhammad Zaenuddin|Katadata
Foto udara Rumah Sakit Darurat COVID-19 (RSDC) Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta, Selasa (15/6/2021). Menurut Koordinator RSDC Wisma Atlet Kemayoran Mayjen TNI Tugas Ratmono, pihaknya menambah jumlah kapasitas tempat tidur menjadi 7.394 dari 5.994 akibat lonjakan pasien positif COVID-19 di wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya.

Jumlah kasus positif Covid-19 yang dirawat di Rumah Sakit Darurat Covid-19 Wisma Atlet masih bertambah. Angka pasien positif corona yang menjalani perawatan di RS tersebut mencapai 217 orang pada Minggu (19/12), naik 19 dari 198 pada Sabtu (18/12).

Angka tersebut terdiri dari 87 pasien pria dan 130 pasien Wanita. Dengan tambahan ini, RS Wisma Atlet telah merawat 129.622 orang sejak 23 Maret 2020 lalu.

Rinciannya, sebanyak 127.761 orang telah sembuh, 1.048 dirujuk ke RS lain. “Meninggal sebanyak 596 orang,” kata Kepala Penerangan Komando Gabungan Wilayah Pertahanan I Kolonel Marinir Aris Mudian, Minggu (19/12).

Jumlah pasien RS ini juga bertambah 101 pada dua hari belakangan. Pada Sabtu (18/12) Wisma Atlet menerima 101 kasus positif untuk menjalani perawatan.

 Selain itu jumlah pasien Covid-19 yang menjalani perawatan di Rumah Sakit Khusus Infeksi Pulau Galang, Kepulauan Riau juga bertambah 19 menjadi 154 orang. Secara total, RS ini telah melayani 17.626 pasien dengan jumlah meninggal sebanyak satu orang.

 

Pemerintah juga telah memutuskan untuk mengisolasi Rumah Sakit Darurat Covid-19 (RSDC) Wisma Atlet Kemayoran selama tujuh hari ke depan guna mencegah penularan varian Omicron pada level komunitas. Keputusan ini menyusul ditemukanya kasus penularan di area rumah sakit darurat tersebut.

Tenaga kesehatan Wisma Atlet
Tenaga kesehatan Wisma Atlet (ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat)

 

“Perkembangan situasi terakhir menjadikan pemerintah harus bertindak cepat mencegah terjadinya transmisi lokal virus Varian Omicron. Isolasi RSDC adalah langkah yang diharapkan efektif untuk tujuan tersebut,” ujar Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Letnan Jenderal Suharyanto dalam siaran pers Kamis malam (16/12).

Total, ada tiga orang kasus Omicron yang dirawat di rumah sakit tersebut. Kasus pertama bahkan merupakan pekerja di RS Wisma Atlet meski saat ini pasien tersebut telah negatif corona.

Sedangkan dua kasus lainnya adalah Warga Negara Indonesia (WNI) yang melakukan perjalanan dari luar negeri. Pasien tersebut juga telah dikarantina di Wisma Atlet. “Dua pasien terkonfirmasi terbaru adalah IKWJ, 42 tahun, laki-laki, perjalanan dari Amerika Selatan, serta M, 50 tahun, laki-laki, perjalanan dari Inggris.," kata Juru Bicara Vaksinasi Kementerian Kesehatan dr Siti Nadia Tarmizi.

 

Advertisement
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait