Yahya Staquf Ungguli Said Aqil dalam Pemungutan Suara Calon Ketua PBNU

Ameidyo Daud Nasution
24 Desember 2021, 07:24
pbnu, yahya staquf, said aqil, muktamar NU
www.setkab.go.id
Presiden Jokow memberikan ucapan selamat kepada Yahya C, Staquf usai dilantik sebagai anggota Wantimpres, di Istana Negara, Jakarta, Kamis (31/5)

Pemilihan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) kian mendekati babak akhir. Dari hasil pemungutan sementara, Yahya Cholil Staquf alias Gus Yahya mengungguli petahana Said Aqil Siradj.

Dikutip dari Antara, Yahya berhasil mendapatkan 327 suara para muktamirin pada Muktamar Ke-34 NU di Lampung, Jumat (24/12). Sedangkan Said hanya berhasil mengumpulkan 205 suara.

Sisanya adalah As’ad Ali yang mengantongi 17 suara, Marzuqi Mustamar 2 suara, Ramadhan Buayo 1 suara, abstain 1 suara, dan 1 suara batal. Ini berarti hanya 552 dari 558 suara muktamirin yang menggunakan hak suaranya.

Meski demikian, pemilihan masih belum selesai lantaran Yahya dan Said sama-sama mengumpulkan sekurangnya 99 suara. Saat ini Sidang Pleno V telah bermusyawarah terhadap dua calon yang memenuhi syarat dengan Rais Aam terpilih Miftachul Akhyar.

Namun jika hasil musyawarah tak menunjukkan titik terang, maka pemungutan suara terakhir akan dilakukan untuk menentukan nakhoda NU yang baru. “Kami akan silaturahmi dengan Rais Aam terpilih untuk memberi rekomendasi persetujuan dua calon yang tadi,” ujar pimpinan sidang, Muhammad Nuh.

Adapun hingga berita ini ditulis, sidang memutuskan untuk melanjutkan pemilihan dengan pemubngutan suara terbanyak antara dua calon.

Sebelumnya baik Said maupun Yahya saling klaim mendapatkan dukungan terbanyak dari pengurus wilayah. Pendukung Said, Sudarto, mengklaim dari 510 pemilik suara yang sudah terdaftar, sebanyak 327 pemilik suara mendukung Kiai Said Aqil.

Menurut Sudarto, pada pukul 00.00 Selasa (21/12) malam, saat pendaftaran baru mencapai 510 pemilik suara, pada saat yang sama para koordinator Kiai Said Aqil masing-masing mengadakan pertemuan dengan para Ketua PCNU yang berada di bawah kendalinya.

Sementara itu, pihak Yahya juga mengklaim sebanyak 447 PWNU dan PCNU telah merapat. Dalam acara silaturahmi di Graha Wangsa, Bandarlampung, Selasa (21/12) malam 469 pengurus PWNU dan PCNU yang diklaim sebagai pemilik suara itu sekaligus membacakan ikrar dukungan kepada Gus Yahya.

 

News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait