Positif Covid-19 RI Tambah 189, Kasus di Jakarta Melonjak Nyaris 100%

Kasus Covid-19 di Jakarta hari ini bertambah 53, naik dari 27 orang kemarin
Ameidyo Daud Nasution
30 Desember 2021, 17:44
Covid-19, corona, jakarta
Pixabay
Ilustrasi varian Covid-19

Tren penularan Covid-19 di Indonesia mengalami penurunan pada Kamis (30/12) dibandingkan Rabu (29/12). Pemerintah melaporkan kasus positif corona nasional hari ini bertambah 189, turun dari 194 kemarin.

Meski demikian, kasus Covid-19 di Jakarta kembali bergerak naik. Jumlah pasien baru corona di DKI mencapai 53 orang, naik dari 27 kemarin.

 

Papua Barat yang berada di posisi pertama kemarin, hari ini berada di peringkat kedua dengan tambahan 29 kasus baru. Sedangkan Jawa Timur berada di peringkat ketiga dengan laporan 19 pasien baru. 

Kasus nasional hari ini didapatkan dari pemeriksaan terhadap 163.035 orang. Ini berarti rasio positif Covid-19 yang diperoleh pemerintah mencapai 0,12%.

Sedangkan kasus kematian pasien corona hari ini juga bertambah 7 orang. Jumlah terbanyak disumbang oleh Jawa Timur yang melaporkan 2 orang meninggal dunia.

Adapun jumlah pasien sembuh hari ini juga bertambah 399 orang. Papua Barat menyumbangkan angka pulih terbanyak yakni 253 orang.

Pemerintah juga melaporkan jumlah kasus aktif corona turun 217 menjadi 4.311 orang hari ini. Selain itu ada 4.059 orang yang saat ini berstatus sebagai suspek Covid-19.

Pemerintah saat ini juga telah mendeteksi varian Omicron sebanyak 68 kasus. Dari jumlah itu, sebanyak 78% atau 53 orang sudah divaksinasi dosis lengkap. "Kasus ini kebanyakan mendapatkan vaksin dosis lengkap, 78% sudah dapat vaksin dua kali," kata Kasubdit Pelayanan Gawat Darurat Terpadu Direktorat Pelayanan Kesehatan Rujukan Kementerian Kesehatan Asral Hasan dalam webinar, Kamis (30/12).

Dari jumlah orang yang sudah divaksin, jenis vaksin yang paling banyak digunakan ialah Sinovac sebanyak 33%, Pfizer 30%, Astrazeneca 17%, Sinopharm 7%, Johnson & Johnson 5%, dan Moderna 3%. Selebihnya, 5% orang yang sudah disuntik menggunakan vaksin jenis lain, seperti Convidecia atau campuran.

 

News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait