Pertemuan Sektor Infrastruktur G20 Dimulai, Ada 4 Fokus Utama

Pertemuan juga mengundang swasta untuk mencari potensi sumber pembiayaan infrastruktur. Hasil IWG akan dibawa pada pertemuan Menteri Keuangan dan Gubernur Bank Sentral G20 bulan depan
Ameidyo Daud Nasution
21 Januari 2022, 21:56
infrastruktur, g20, proyek
ANTARA FOTO/Harviyan Perdana Putra/rwa.
Pembangunan infrastruktur jalan di Grand Batang City atau Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB), Kabupaten Batang, Jawa Tengah, Jumat (8/10/2021). ANTARA FOTO/Harviyan Perdana Putra/rwa.

Negara-negara yang tergabung dalam G20 telah menyelenggarakan pertemuan kelompok kerja infrastruktur (Infrastructure Working Group/IWG) pada Kamis (20/1). Pertemuan dilakukan secara virtual oleh anggota 20 negara ekonomi terbesar serta sejumlah lembaga internasional. 

Pertemuan IWG digelar untuk mendorong pemulihan ekonomi dunia usai Covid-19 melalui pembangunan infrastruktur yang berkualitas. IWG G20 akan dilakukan selama beberapa kali tahun ini untuk mempertajam peran investasi infrastruktur.

"Dengan fokus pada empat agenda utama," demikian keterangan tertulis Kementerian Keuangan, Jumat (21/1).

Agenda pertama adalah meningkatkan investasi infrastruktur berkelanjutan dengan mendorong partisipasi swasta. Kedua, menekankan peran infrastruktur dalam mendorong inklusi sosial dan mengurangi kesenjangan antar daerah.

Ketiga, meningkatkan pengembangan infrastruktur digital. Sedangkan fokus keempat adalah mendorong infrastruktur transformatif pasca Covid-19.

Selain itu pertemuan IWG ini akan melanjutkan topik pembahasan dari presidensi-presidensi G20 sebelumnya. "Antara lain pengembangan indikator investasi yang berkualitas," tulis Kemenkeu.

Sehari sebelumnya, G20 juga menggelar seminar dengan tema "Scaling up sustainable infrastructure investment by leveraging private sector participation'. Tujuannya, membuka pembahasan agenda setahun dengan mengundang pihak swasta dan pemangku kebijakan lain di bidang infrastruktur.

Seminar yang diselenggarakan atas kerja sama Presidensi RI dan Global Infrastructure Hub itu juga menghadirkan lembaga internasional seperti Organisation for Economic Co-operation and Development (OECD) hingga China-Africa Development Fund.

Sedangkan pihak swasta yang hadir di antaranya HSBC, Meridiam, I Squared Capital, serta SMBC. Kehadiran swasta diharapkan dapat menunjukkan potensi sumber pembiayaan infrastruktur.

Lewat pertemuan semacam ini, Indonesia berharap mendapatkan masukan dari G20 serta lembaga internasional mengenai agenda infrastruktur ke depan. Hasil pembicaraan akan diajukan untuk dibahas dalam pertemuan Menteri Keuangan dan Gubernur Bank Sentral G20 pada Februari 2022.

Dalam rangka mendukung kampanye penyelenggaraan G20 di Indonesia, Katadata menyajikan beragam konten informatif terkait berbagai aktivitas dan agenda G20 hingga berpuncak pada KTT G20 Oktober 2022 nanti. Simak rangkaian lengkapnya di sini.

News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait