Jokowi Kunjungi Pelabuhan Patimban, Tinjau Ekspor Mobil

Hingga 8 Maret 2022, ekspor kendaraan CBU dari Pelabuhan Patimban telah mencapai 24 ribu unit.
Image title
8 Maret 2022, 12:38
patimban, jokowi, ekspor
Sekretariat Presiden
Presiden Joko Widodo saat akan bertolak ke PAtimban dari Monas, Jakarta, Selasa (8/3). Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden

Presiden Joko Widodo bertolak menuju Pelabuhan Patimban, Subang, Jawa Barat pada Selasa (8/3). Dalam kesempatan itu, Jokowi akan meninjau pelepasan ekspor mobil ke sejumlah negara.

Kepala Negara dan rombongan lepas landas menggunakan helikopter Super Puma TNI AU. Mereka berangkat dari helipad Monumen Nasional, Jakarta sekitar pukul 09.40 WIB.

 

Di Pelabuhan Patimban, Mantan Wali Kota Solo itu akan meninjau pelepasan ekspor mobil ke sejumlah negara. Namun, belum dijelaskan secara rinci jumlah unit mobil yang diekspor.

Advertisement

Adapun, Pelabuhan Patimban mulai mengekspor kendaraan pada 17 Desember 2021. Hingga 8 Maret 2022, ekspor kendaraan completely built up (CBU) di Pelabuhan Patimban telah mencapai 24 ribu unit.

Selepas acara tersebut, Jokowi akan kembali ke Istana Kepresidenan Bogor dengan menggunakan helikopter Super Puma TNI AU melalui Pangkalan TNI AU Atang Sandjaja.

Turut mendampingi Jokowi dalam penerbangan menuju Subang yaitu Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono, Sekretaris Militer Presiden Marsda TNI M. Tonny Harjono, dan Komandan Paspampres Mayjen TNI Tri Budi Utomo.

Patimban
Patimban (ANTARA FOTO/Dedhez Anggara/nz.)

 

Sebagai informasi, Pelabuhan Patimban menjadi cikal bakal kawasan industri dan perkotaan baru di Jawa Barat bernama Rebana (Cirebon, Subang, Patimban dan Kertajati) Metropolitan. Kawasan itu meliputi enam kabupaten dan satu Kota Cirebon. 

Pelabuhan yang dibangun dengan menghabiskan dana sekitar Rp 43 triliun ini sudah memulai operasi pada pertengahan Desember 2021 lalu. Di dalam area pelabuhan terdapat fasilitas pelabuhan, seperti dermaga peti kemas (421,025m x 34,2m), dermaga kendaraan (308,6m x 33m), dan perpanjangan trestle (333,1m).

Juga, lapangan penyimpanan kendaraan (kapasitas 218.000 CBU), lapangan penumpukan peti kemas (kapasitas 250.000 TEUs), area reklamasi (60 Ha), pengerukan kolam (-10 m), jalan pelabuhan dan gedung administrasi.

 

Reporter: Rizky Alika
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait