Breaking News: Jokowi Bebaskan Penggunaan Masker di Luar Ruangan

Penggunaan masker di ruangan terbuka tak diwajibkan lagi. Jokowi menganggap saat ini kasus Covid-19 telah melandai.
Ameidyo Daud Nasution
17 Mei 2022, 17:06
Presiden Joko Widodo (Jokowi)
BPMI Setpres
Presiden Joko Widodo (Jokowi)

Presiden Joko Widodo memutuskan untuk melonggarkan pemakaian masker di tengah masyarakat. Hal ini lantaran kondisi penularan Covid-19 saat ini semakin melandai.

Jokowi mengatakan masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan atau area terbuka bisa dilakukan tanpa mengenakan masker. Namun mereka yang berada ruangan tertutup dan transportasi publik tetap harus memakai pelindung muka.

"Masyarakat yang berkategori rentan, lansia, atau ada komorbid maka saya sarankan memakai masker saat beraktivitas," kata Jokowi dalam konferensi pers, Selasa (17/5).

 

Advertisement

Sebelumnya Jokowi telah menyiapkan masa transisi menuju endemi Covid-19 dalam enam bulan. Hal ini lantaran kasus corona terus menunjukkan penurunan hingga saat ini.

Jokowi tidak ingin Indonesia langsung menuju tahap endemi tanpa transisi terlebih dulu. Hal ini lantaran pemerintah telah belajar dari lonjakan kasus yang dipicu varian Delta serta Omicron.

Satuan Tugas Penanganan Covid-19 juga telah menyatakan Indonesia memasuki fase transisi pandemi menuju endemi. Namun ahli wabah menanggapi hal tersebut dengan peringatan agar pemerintah tetap terus waspada.

Epidemiolog dari Universitas Indonesia Tri Yunis Miko Wahyono menyatakan bahwa tidak ada istilah transisi dalam ilmu epidemiologi. Ia menyebut bahwa Indonesia berada dalam kondisi penurunan kasus sehingga masih ada kemungkinan peningkatan Covid-19.

“Apakah akan ada wabah kembali? Ya harus dihitung potensinya, jadi potensi wabah kembali muncul bisa terjadi setelah lebaran ini,” kata Miko kepada Katadata.co.id pada Rabu (11/5).  

 

News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait