Covid-19 RI Bertambah 3.696 Kasus, Pasien Baru di Jakarta Turun 32%

Angka kematian pasien Covid-19 di Indonesia bertambah 11 orang.
Ameidyo Daud Nasution
1 Agustus 2022, 18:03
covid-19, virus corona, jakarta
ANTARA FOTO/Arif Firmansyah/YU
Sejumlah personel Polresta Bogor Kota melakukan razia vaksinasi booster bagi pengendara motor di jalan KH Sholeh Iskandar, Kota Bogor, Jawa Barat, Kamis (28/7/2022).

Kasus Covid-19 di Indonesia menunjukkan tren penurunan memasuki awal pekan. Pemerintah melaporkan pasien corona RI bertambah 3.696 orang pada Senin (1/8), turun 12,1% dari 4.205 pada Minggu (31/7).

Provinsi DKI Jakarta masih menyumbangkan kasus harian tertinggi yakni 1.486 orang. Namun pasien baru di DKI menurun 32,3% dari kemarin yakni 2.198.

 

Jawa Barat berada di posisi kedua dengan 827 kasus, naik 29% dari kemarin yakni 641 kasus. Sedangkan Banten masih berada di posisi ketiga dengan 531 kasus, turun 2,2% dari kemarin yakni 543 pasien baru.

Advertisement

Kasus nasional hari ini didapatkan dari pemeriksaan terhadap 51.585 orang. Sedangkan rasio positif pasien hari ini mencapai 7,13% atau di atas batas yang ditetapkan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) yakni 5%.

Sedangkan angka kematian pasien bertambah 11 orang hari ini. Penyumbang terbanyaknya adalah Bali yang melaporkan tiga orang meninggal.

Angka kesembuhan pasien corona juga bertambah 4.579 hari ini. Jumlah terbanyak berasal dari DKI Jakarta yang melaporkan 2.700 orang telah negatif Covid-19.

Pemerintah juga melaporkan kasus aktif Covid-19 RI menurun 894 orang menjadi 47.809 orang hari ini. Selain itu ada pula 5.092 orang yang saat ini berstatus supek virus corona.

Meski kasus meningkat dalam beberapa pekan belakangan, namun tingkat keterisian perawatan pasien corona di rumah sakit yang ada di DKI Jakarta hingga RSDC Wisma Atlet, Kemayoran tetap rendah.

Saat ini, tingkat keterisian tempat tidur isolasi Covid-19 di RS wilayah Jakarta mencapai 22%. Sementara, keterisian ruang ICU untuk pasien Covid-19 sebesar 16%. Angka ini masih berada di bawah batas aman yang ditetapkan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) yakni 60%.

 

 

 

News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait