3 Fakta Terbaru Kasus Brigadir J: Tak Ada Pelecehan, Sambo Aktor Utama

Sebanyak 16 perwira polisi juga telah ditempatkan di tempat khusus terkait dugaan pelanggaran etik kasus kematian Brigadir J.
Ameidyo Daud Nasution
13 Agustus 2022, 14:07
brigadir j, ferdy sambo, polisi
ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan/aww.
Anggota polisi berada di kediaman pribadi mantan Kadiv Propam Polri Irjen Pol Ferdy Sambo, Duren Tiga, Jakarta Selatan, Selasa (9/8/2022).

Penyidikan kasus kematian Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J terus berlanjut. Polisi telah mengambil sejumlah langkah untuk membongkar kasus ini lebih jauh usai Inspektur Jenderal Pol. Ferdy Sambo jadi tersangka.

Terbaru, Inspektorat Khusus menempatkan sejumlah perwira Polri di tempat khusus atas dugaan pelanggaran etik dalam penanganan kasus. Mereka diduga tak profesional dalam penanganan tempat kejadian perkara (TKP) polisi tersebut.

 

Adapun beberapa fakta baru yang tercatat hingga Sabtu (13/8) adalah:

Advertisement

1. Sebanyak 16 perwira ditempatkan di tempat khusus

Jumlah polisi yang ditempatkan secara khusus bertambah dari 12 orang menjadi 16 orang. Empat orang perwira menengah tersebut ditempatkan secara khusus di Biro Provost Mabes Polri.

"Empat pamen terdiri dari tiga Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) dan satu Komisaris Polisi (Kompol)," kata Kepala Divisi humas Polri, Inspektur Jenderal Pol. Dedy Prasetyo di Jakarta, Sabtu (13/8) dikutip dari Antara.

2. Dua laporan terkait Brigadir J dihentikan

Polisi elah menghentikan laporan dugaan pelecehan seksual yang dilaporkan Putri Candrawathi dan laporan ancaman pembunuhan dengan korban Bharada Richard Eliezer Pudihang Lumiu. Dua laporan ini menempatkan Yosua sebagai terlapor.

Laporan dihentikan lantaran upaya menghalangi penegakan hukum dugaan pembunuhan berencana Brigadir J. "Semua saksi kejadian menyatakan Brigadir Yosua tidak berada di dalam rumah," kata Kepada Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Komisaris Jenderal Pol. Agus Andrianto di Jakarta, Jumat (12/8).

3. Ferdy Sambo mengaku aktor utama

Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) telah memeriksa Ferdy Sambo pada Jumat (12/8). Dalam pemeriksaan, Sambo mengaku sebagai aktor utama pembunuhan Brigadir J. 

Sambo juga mengakui merekayasa dan mengubah beberapa hal terkait kejadian tersebut. Ujungnya, laporan awal yang diterima adalah kasus tembak menembak.

 



News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait