Covid-19 RI Tambah 2.518 Kasus, Ini 10 Provinsi Penyumbang Terbanyak

Rasio positif Covid-19 Indonesia masih di atas angka 5%.
Ameidyo Daud Nasution
20 September 2022, 18:47
covid-19, virus corona, pandemi
ANTARA FOTO/Jojon/YU
Petugas medis bidang Dokkes Polri memberikan vaksinasi COVID-19 ke tenaga kesehatan di Polresta Kendari, Kendari, Sulawesi Tenggara, Rabu (14/9/2022).

Pemerintah melaporkan pasien Covid-19 Indonesia bertambah 2.518 kasus pada Selasa (20/9). Angka ini meningkat 55,4% dari 1.620 pasien baru pada Senin (20/9).

Angka kasus baru hari ini didapatkan dari pemeriksaan kepada 37.717 orang. Ini berarti rasio positif pasien corona yang diperoleh mencapai 6.68%.

Provinsi DKI Jakarta masih menjadi penyumbang terbanyak kasus harian Covid-19 yakni 952 pasien. Di bawahnya adalah Jawa Barat dengan 485 kasus dan Jawa Timur yang melaporkan 263 pasien baru.

Adapun sepuluh provinsi penyumbang kasus harian terbanyak adalah:

Advertisement

1. DKI Jakarta 952 kasus
2. Jawa Barat 485 kasus
3. Jawa Timur 263 kasus
4. Banten 250 kasus
5. Jawa Tengah 105 kasus
6. Sumatera Utara 53 kasus
7. Bali 41 kasus
8. Kalimantan Timur 41 kasus
9. Nusa Tenggara Timur 33 kasus
10. DI Yogyakarta 32 kasus

Selain itu pemerintah melaporkan 15 kematian pasien hari ini. Terbanyak disumbangkan oleh DKI dan Jawa Tengah yang sama-sama mencatatkan tiga orang meninggal.

Angka kesembuhan pasien juga bertambah 2.533 orang hari ini. Penyumbang terbanyaknya adalah Jawa Barat dengan 904 orang dinyatakan negatif corona.

Pemerintah juga melaporkan kasus aktif Covid-19 berkurang 30 menjadi 26.035 orang. Selain itu ada pula 5.332 orang yang saat ini berstatus suspek SARS-CoV-2.

Kasus Covid-19 di beberapa negara lain memang tengah mengalami penurunan. Bahkan, Presiden Amerika Serikat Joe Biden sampai menyatakan pandemi telah berakhir.

Meski demikian, Presiden Joko Widodo enggan mengikuti langkah Biden. Alasannya, masih ada potensi kasus corona meningkat di beberapa negara.

"Kehati-hatian sangat kita perlukan," ujar Jokowi di Bekasi, Selasa (20/9).

 

News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait