Gedung Ditjen Imigrasi Kebakaran, Layanan Paspor hingga Visa Terganggu

Ameidyo Daud Nasution
8 Desember 2022, 17:23
imigrasi, kebakaran, paspor
ANTARA FOTO/Fikri Yusuf
Petugas menunjukkan perbedaan Paspor Elektronik atau e-passport (kiri) dengan paspor biasa saat penerbitan Paspor Elektronik perdana di Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Ngurah Rai, Badung, Bali, Rabu (20/11/2019).

Kantor Pusat Direktorat Jenderal Imigrasi sempat dilanda kebakaran pada siang tadi. Kebakaran tersebut mengakibatkan proses persetujuan visa, izin tinggal, hingga M-Paspor menjadi terhambat.

Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia juga melaporkan tak ada arsip penting yang terbakar. Namun, beberapa arsip surat lama, barang bekas, hingga alat tulis kantor ludes dilalap api.

"Ditjen Imigrasi sedang melakukan pengecekan lebih lanjut terkait penyebab kebakaran," kata Pelaksana tugas Direktur Jenderal Imigras Widodo Ekatjahjana di Jakarta, Kamis (8/12) dikutip dari Antara.

Titik awal kebakaran berada di lantai 5. Sedangkan para pegawai Ditjen Imigrasi langsug diperintahkan keluar dan melanjutkan kerja dari kediaman masing-masing.

Mereka juga telah memindahkan 20 warga negara asing yang merupakan tahanan imigrasi. "Sudah dievakuasi ke Rumah Tahanan Imigrasi di Kalideres," kata Koordinator Hubungan Masyarakat Sekretariat Jenderal Kemenkumham Tubagus Erif Faturrahman.

Sedangkan masyarakat yang ingin mengetahui perkembangan layanan imigrasi usai kebakaran bisa melihat lewat www.imigrasi.go.id, dan akun Instagram resmi @ditjen_imigrasi.

Gedung Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia di Jl. Rasuna Said sempat terbakar pada 10.45 WIB lalu. Api berhasil dikendalikan usai 130 petugas pemadam kebakaran dan 26 unit kendaraan turun.

Api sempat membakar gudang Sekretariat Jenderal Direktorat Jenderal Imigrasi yang berada di lantai 5 gedung Kemenkumham. Namun 30 menit kemudian, si jago merah berhasil dipadamkan.

 

 




Reporter: Antara
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait