Mayoritas Masyarakat Anggap Masker Penting Meski Tak Ada Lagi PPKM

Ameidyo Daud Nasution
22 Januari 2023, 20:25
masker, ppkm, vaksin, covid-19
ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal/rwa.
Warga dengan mengenakan masker berada di Terminal 3 Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Jumat (30/12/2022).

Pemerintah saat ini sudah mengakhiri Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). Meski demikian, masyarakat masih memandang perlunya menggunakan masker hingga vaksinasi sebagai syarat perjalanan.

Hal tersebut merupakan hasil penjaringan opini yang dilakukan Lembaga Survei Indonesia pada 7 hingga 11 Januari 2023. Survei dilakukan dengan metode random digital dialing kepada 1.221 responden. Survei ini memiliki margin of error 2,9% dengan tingkat kepercayaan 95%.

Dari hasil survei, sebanyak 77,5% masyarakat memandang penggunaan masker sangat serta cukup diperlukan. Sedangkan 19,6% menganggap masker sudah tidak diperlukan lagi.

"Tampaknya masyarakat setuju dengan kehati-hatian yang disampaikan lewat pesan Presiden," kata Direktur Eksekutif LSI Djayadi Hanan dalam pemaparan hasil survei pada Minggu (22/1).

Sebanyak 30,9% responden menyatakan sangat sering menggunakan masker di luar rumah. Sedangkan 26,7% responden menyatakan cukup sering mengenakan pelindung wajah di luar rumah.

Selain itu, sebanyak 59,3% responden setuju dan sangat setuju jika vaksin Covid-19 menjadi syarat perjalanan. Tak hanya itu, sebanyak 82,1% setuju pemerintah tetap memberikan bansos meski PPKM tak ada lagi.

"Bisa dikaitkan juga dengan keadaan ekonomi yang belum pulih," kata Djayadi.

Di kesempatan yang sama, epidemiolog dari Universitas Indonesia, dr Pandu Riono mengatakan saat ini pandemi mulai terkendali di Indonesia. Meski demikian, ia juga mengingatkan masyarakat bahwa penularan corona tetap belum berakhir.

“Meski saat ini sudah sama dengan kondisi pra pandemi,” katanya.

News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait