Antisipasi Pandemi Berikutnya, Menkes Singgung Film The Last of Us

Andi M. Arief
26 Januari 2023, 13:37
the last of us, menkes, pandemi
ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/YU
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin (tengah) mengikuti rapat kerja dengan Komisi IX DPR di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (30/11/2022).

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengimbau masyarakat untuk menyaksikan drama The Last Of Us untuk menyiapkan diri menghadapi pandemi selanjutnya. Sebagai informasi, sebagian lokasi pengambilan gambar The Last Of Us diambil di dalam negeri, seperti lobi Kementerian Kesehatan, Jakarta, dan Bali.

Budi mengutip salah satu kalimat yang ia dengar dalam drama tersebut, yakni "To be prepared is the best guarantee to win the pandemi". Artinya, jaminan terbaik untuk menang melawan pandemi adalah menjadi siap.

"Untuk persiapan itu ada film di HBO Go Asia, The Last of Us, nonton deh. Ada dua hal penting itu di sana," kata Budi dalam Rapat Koordinasi Nasional Transisi Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional 2023, Kamis (26/1).

Hal pertama yang Budi maksud adalah pandemi berikutnya akan terjadi di Jakarta. Sementara itu, hal kedua yang ditangkap Budi adalah pandemi selanjutnya akan disebabkan oleh patogen yang paling susah diobati.

Budi mengatakan patogen yang dimaksud berasal dari jamur. Sebagai informasi, patogen Covid-19 adalah virus, Tuberkulosis berasal dari bakteri, dan Malaria berasal dari parasit.

Di sisi lain, Budi menyatakan sub-varian Omicron baru, Kraken, telah masuk ke dalam negeri. Oleh karena itu, pemerintah mendorong masyarakat untuk tetap melaksanakan protokol kesehatan dan mendapatkan vaksinasi Covid-19 ketiga maupun keempat atau booster.

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan pasien yang terjangkit sub-varian Kraken masuk ke dalam negeri melalui Balikpapan sebelum akhirnya singgah di Jakarta. Menurutnya, sub-varian tersebut memiliki tingkat penularan yang tinggi, tapi cenderung lemah.

Untuk menjaga penyebaran Kraken di dalam negeri, Budi telah melakukan tiga langkah, yakni menjalankan sistem pengawasan Covid-19 dengan genome sequencing, menelusuri kontak erat para pasien Covid-19, dan mengingatkan agar masyarakat tidak panik.

Di samping itu, Budi mengimbau bagi masyarakat untuk mendapatkan vaksinasi Covid-19 ketiga maupun keempat. Hal tersebut penting dilakukan untuk menjaga imunitas masyarakat.

Sejauh ini, Budi belum memberikan fokus wilayah mana yang akan diutamakan untuk mendapatkan vaksinasi booster, khususnya booster kedua. Fokus wilayah tersebut akan ditentukan setelah sero survei ketiga terbit pada awal Februari 2023.

Sero survei kedua yang dilaksanakan pada Juli 2022 menunjukkan 98,5% penduduk memiliki antibodi Covid-19. Salah satu pendorong naiknya imunitas masyarakat tersebut disebabkan oleh menurunnya jumlah masyarakat yang belum divaksinasi dari 18,1% pada Desember 2021 menjadi 11,6% pada Juli 2022.

Advertisement

"Booster kedua sampai sekarang masih gratis. Memang kita ada rencana transisi dari pandemi ke endemi, akan banyak langkah yang dilakukan," kata Budi.



Reporter: Andi M. Arief
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait