Google Siapkan Empat Langkah Tangkal Berita Bohong Virus Corona

Google telah larang iklan obat anti virus corona sejak Januari lalu
Image title
9 Maret 2020, 21:05
virus corona, google, berita bohong
ANTARA FOTO/AKBAR NUGROHO GUMAY
Google menyiapkan empat langkah dalam mencegah penyebaran hoaks soal wabah virus corona.

Usaha menangkal berita bohong soal virus corona Covid-19 dilakukan banyak pihak, salah satunya perusahaan teknologi Google. Mereka menyiapkan empat langkah dalam mencegah penyebaran hoaks soal wabah ini.

Pertama adalah kebijakan  mencabut atau take down konten yang mengandung kebohongan atau melanggar ketentuan penyebaran informasi. Kedua adalah meningkatkan fokus terhadap kualitas konten yang tersebar saat ini.

“Baik di Google Search maupun di YouTube," ujar Head of Public Policy Google Indonesia Putri Alam di Jakarta pada Senin (9/3).

(Baca: Kominfo Sebut Polisi Usut 5 Kasus Hoaks Soal Virus Corona)

Advertisement

Ketiga, memberikan informasi dan konteks yang lengkap mengenai informasi terutama virus corona. Putri mengatakan pihaknya mendahulukan penjelasan resmi dari badan kesehatan dunia (WHO). “Agar bisa mendapat (informasi) yang jelas,” katanya.

Langkah keempat dengan membangun ekosistem yang kuat di Indonesia seperti dengan menjaring komunitas jurnalisme atau dengan instansi pemerintahan. Khusus untuk menangkal hoaks virus corona, Google bekerja sama dengan WHO lewat SOS Alert untuk memberikan informasi resmi terkini terkait virus corona.

Putri mengatakan seiring merebaknya virus corona, banyak iklan yang bertebaran dan menawarkan obat anti virus corona. Padahal, menurutnya banyak yang belum terbukti secara medis. Makanya sejak Januari lalu Google melarang adanya iklan yang belum terbukti secara medis.

"Kami hanya tampilkan pengumuman resmi pemerintah seperti dari Kemenkes," ujar Putri.

(Baca: Tujuh Kasus Baru Positif Corona di Indonesia Tertular dari Luar Negeri)

Reporter: Fahmi Ahmad Burhan
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait