Bukalapak Dorong Eks Karyawan Kena PHK Buat Startup Baru

Beberapa karyawan yang keluar dari Bukalapak mendirikan atau bergabung dengan startup aplikasi lain.
Image title
13 September 2019, 16:42
Presiden Jokowi didampingi sejumlah pejabat dan CEO Bukalapak memencet tombol peluncuran Mitra Bukalapak, di Hall B Jakarta Convention Center, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (10/1) malam.
JAY/Humas Kepresidenan
Presiden Jokowi didampingi para pejabat dan CEO Bukalapak memencet tombol peluncuran Mitra Bukalapak, di Hall B Jakarta Convention Center, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (10/1) malam.

Bukalapak sepakat dengan pernyataan Menteri Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Rudiantara yang menganjurkan karyawan terkena pemutusan hubungan kerja (PHK) membangun startup sendiri. Unicorn Tanah Air tersebut mengatakan ada mantan karyawannya yang sukses mengembangkan perusahaan rintisan usai hengkang.

Bukalapak sebelumnya membenarkan kabar perusahaan tengah melakukan PHK terhadap para karyawannya. Di sisi lain, Head of Corporate Communications Bukalapak Intan Wibisono mengatakan karyawan sebenarnya banyak belajar selama bekerja di Bukalapak.

Dia mencontohkan beberapa pekerja yang hengkang dari aplikasi pelapak itu mendirikan startup baru. "Jadi memang seharusnya seperti itu (mantan karyawan Bukalapak membuka startup baru). Karena mereka (sudah) banyak belajar dari kami," ujar Intan kepada Katadata.co.id, saat ditemui di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (13/9).

(Baca: PHK Karyawan, Bukalapak Ingin Jadi Unicorn Pertama yang Cetak Untung)

Intan menjelaskan, nantinya startup yang dibangun oleh mantan karyawan perlu berdaptasi agar terus tumbuh. Dia mengatakan di perjalanannya, perusahaan rintisan baru akan mengetahui proses yang telah dilalui Bukalapak hingga saat ini.

“Jadi memang ini adalah natural progression as a company (progres alamiah)," ujarnya.

Apalagi, menurutnya saat ini ada program Gerakan Nasional 1.000 Startup Digital. Sehingga pembentukan startup dan unicorn baru di Indonesia menjadi hal yang penting. “Masa iya Indonesia hanya punya 3 unicorn dan 1 decacorn saja. Tentu harus ada (yang lainnya)," ujarnya.

Namun Intan menjelaskan, saat ini valuasi bukan menjadi tujuan utama Bukalapak. Sebab, angka itu hanya sebagai pengukur tingkat pertumbuhan perusahaan saja. Dia mengatakan  investor tidak hanya menjadikan valuasi sebagai satu-satunya pertanyaan yang ditanyakan.

"Selain itu, (akan ditanyakan juga) bagaimana strategi bisnis perusahaan ke depan. rencana untuk breakeven dan mencapai untung. Jadi kami harus fokus di core strength itu," ujarnya.

(Baca: Rudiantara Anggap Wajar Bukalapak PHK Ratusan Karyawan)

Sebelumnya, Rudiantara meminta ratusan karyawan Bukalapak yang kena PHK untuk membuat startup baru. Ini mengikuti pola yang dilakukan para pekerja perusahaan di Silicon Valley, Amerika Serikat. Perusahaan rintisan dibuat sebagai bagian dari ekosistem Google.

Jika startup tersebut terus berkembang, maka Google akan mengakuisisinya. Rudiantara berharap startup di Indonesia mulai berpikir demikian. “Karyawan suatu saat keluar tapi jadi bagian ekosistem induk dan diakuisisi,” kata Rudiantara.

Reporter: Cindy Mutia Annur

Video Pilihan

Artikel Terkait