Jurus Telkom Bertahan dari 'Musim Dingin' Perusahaan Teknologi

Fajrin memperkirakan musim dingin perusahaan teknologi masih akan terjadi dalam satu hingga dua tahun mendatang.
Ameidyo Daud Nasution
22 September 2022, 20:48
telkom, teknologi, fajrin rasyid
Bukalapak
Direktur Digital Telkom Fajrin Rasyid

Perusahaan teknologi saat ini tengah dilanda 'musim dingin'. Sejumlah perusahaan rintisan mengalami penurunan harga saham hingga harus melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) pekerjanya.

Direktur Digital PT. Telekomunikasi Indonesia (Telkom) Fajrin Rasyid memperkirakan 'musim dingin' ini masih akan berlangsung hingga satu hingga dua tahun mendatang. Meski demikian, ia optimistis akselerasi digital di Indonesia masih akan berlanjut.

Fajrin mengatakan pengguna internet di Indonesia terus bertambah dari 175,4 juta orang pada 2019 menjadi 204 juta pada 2022. Selain itu, penduduk kota-kota kecil mulai bisa beradaptasi dengan kemajuan teknologi.

"Kesempatan semakin luas karena kota-kota itu mulai terdigitalisasi," katanya dalam acara Bali Annual Telkom International Conference 2022 di Nusa Dua, Bali (22/9).

Advertisement

Untuk menghadapi kondisi saat ini, maka Telkom akan melayani bisnis yang lebih menyentuh konsumen. Pendiri Bukalapak itu juga mengingatkan pentingnya perusahaan digital beradaptasi.

"Terlalu nyaman dengan core business kita, malah paranoid (untuk berubah)," katanya.

Dia mengatakan, Telkom yang awalnya perusahaan telekomunikasi saat ini telah mulai bergeser ke arah digital. Saat ini, mereka juga tengah menyelesaikan penggabungan Telkomsel dan IndiHome untuk merespons perubahan.

"Kami juga telah memisahkan perusahaan antara (bergerak di bidang) konektivitas dan digital," kata Fajrin.

Telkom juga ikut mengembangkan aplikasi pemerintah yang diperlukan masyarakat. Fajrin mengatakan beberapa yang dikembangkan adalah PeduliLindungi serta Merdeka Belajar.

"Jadi kami bukan lagi perusahaan telekomunikasi, namun lebih ke tengah," katanya.

 

News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait