Laba MNC Holding Milik Hary Tanoe Turun Tipis Sepanjang 9 Bulan 2022

Patricia Yashinta Desy Abigail
1 Desember 2022, 23:08
Gedung MNC
Arief Kamaludin | KATADATA
Gedung MNC

Entitas Hary Tanoe, PT MNC Holding Asia Tbk (BHIT) membukukan laba bersih yang diatribusikan kepada entitas induk yaitu Rp 286,34 miliar sepanjang Januari hingga September 2022. Laba perseroan turun 3,28% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yakni Rp 334,09 miliar.

Adapun laba bersih MNC Holding sepanjang Januari hingga September 2022 mencapai Rp 1,67 triliun. Angka ini menurun dari Rp 1,76 triliun sepanjang periode yang sama tahun lalu.

Turunnya laba sejalan dengan pendapatan perseroan yang merosot 4,03% menjadi Rp 11,90 triliun sepanjang Januari hingga September 2022. Padahal perolehan sebelumnya Rp 12,40 triliun pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Melansir pada laporan keuangan perseroan, pendapatan BHIT bersumber dari segmen media yang juga turun 5,45% menjadi Rp 9,36 triliun pada kuartal III tahun 2022.

Sebelumnya, pendapatan perseroan dari segmen media yaitu Rp 9,90 triliun. Lalu dari segmen lembaga keuangan, perseroan mencatatkan kenaikan pendapatan 8,85% menjadi Rp 2,03 triliun dibandingkan periode yang sama tahun sebelum Rp 1,86 triliun.

Beban langsung perseroan mengalami penurunan 9,08% menjadi Rp 5,98 triliun hingga September 2022. Sebelumnya beban langsung perseroan tercatat Rp 6,88 triliun. Selanjutnya beban umum dan administrasi, perseroan juga mencatat penurunan 12,76% menjadi Rp 2,90 triliun dari sebelumnya Rp 2,57 triliun.

Indikator 

Januari -September

2022

Januari -September 

2021

Presentase 
Pendapatan  Rp 11,90 triliunRp 12,40 triliun- 4,03%
Laba  Rp 286,34 miliar     Rp 334,09 miliar     - 3,28%
Ekuitas Rp 40,17 triliunRp 38,18 triliun 5,20%
LiabiitasRp 26,96 triliunRp 26,82 triliun 0,54%
AsetRp 67,13 triliun Rp 65,00 triliun 3,28% 

 

Adapun beban keuangan perseroan yaitu Rp 709,13 miliar atau turun 15,85% hingga kuartal III 2022. Dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya, beban perusahaan mencapai Rp 842,71 miliar.

Di sisi lain, perseroan juga mencatatkan ekuitas yaitu Rp 40,17 triliun atau naik 5,20% dari Desember 2021 Rp 38,18 triliun. Lalu, liabilitas perseroan juga tercatat naik 0,54% menjadi Rp 26,96 triliun hingga September 2022. Adapun, liabilitas perseroan pada Desember 2021 mencapai Rp 26,82 triliun.

Sementara, MNC Holding Asia mencatatkan aset Rp 67,13 triliun atau naik 3,28% hingga kuartal III 2022 dibandingkan periode Desember 2021 yaitu Rp 65,00 triliun.

 

Reporter: Patricia Yashinta Desy Abigail
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait