IHSG Diprediksi Masih Berada di Zona Merah, Cek Rekomendasi Sahamnya

Analis memperkirakan pergerakan IHSG berada dalam rentang 6.836 hingga 7.123.
Patricia Yashinta Desy Abigail
7 Desember 2022, 07:22
ihsg, saham, bursa
ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/foc.
Karyawan melihat pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Rabu (10/8/2022).

Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG diperkirakan terkoreksi terbatas pada perdagangan Rabu (7/12), Analis memperkirakan pergerakan IHSG berada dalam rentang 6.836 hingga 7.123.

CEO Yugen Bertumbuh Sekuritas, William Surya, mengatakan pola pergerakan IHSG masih dibayangi oleh gelombang tekanan di pasar keuangan yang belum berakhir. Sedangkan pola gerak IHSG juga akan dipengaruhi oleh sentimen dari fluktuasi nilai tukar rupiah.

"Pekan ini para investor asing masih mencatatkan capital outflow atau aliran modal keluar asing. Namun mengingat kondisi perekonomian Indonesia berada dalam kondisi stabil maka peluang teknikal rebound masih terbuka lebar,"katanya dalam keterengan resmi, Selasa malam (6/12).

Adapun, rekomendasi saham perbankan yaitu PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG), PT Bank Mandiri Tbk (BMRI), dan PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP). PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE), PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI), PT XL Axiata Tbk (EXCL), dan PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF)

Sementara itu, Analis BinaArtha Sekuritas, Ivan Rosanova mengatakan level support IHSG diprediksi akan berada di 6.803, 6.735 dan 6.679. Sedangkan level resistance berada di 6.960, 7.000 dan 7.050.

Support merupakan area harga saham tertentu yang diyakini sebagai titik terendah pada satu waktu. Saat menyentuh support, harga umumnya akan kembali naik karena peningkatan pembelian.

Sedangkan resistance merupakan tingkat harga saham tertentu yang dinilai sebagai titik tertinggi. Setelah saham menyentuh level ini, biasanya akan ada aksi jual cukup besar hingga laju kenaikan harga tertahan.

Ia pun merekomendasikan hold atau trading buy pada saham PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) dengan rentang harga 1.930-1.950. Hold atau accumulative buy pada saham PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) dengan rentang harga 4.250-4.300. Selanjutnya, accumulative buy pada saham PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) dengan rentang harga 1.740-1.770.

Ivan juga merekomendasikan accumulative buy pada saham PT Bukit Asam Tbk (PTBA) dengan rentang harga 3.600-3.650. Rekomendasinya yang terakhir yaitu trading buy pada saham PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG) dengan rentang harga 2.240-2.310.

 

 

Reporter: Patricia Yashinta Desy Abigail
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait