Pertamina: Exxon Minta US$ 121 Juta Atas Hak Kelola Tiung Biru

Arief Kamaludin|KATADATA
16/8/2017, 21.09 WIB

PT Pertamina (Persero) menyatakan ExxonMobil sudah mengajukan penawaran harga hak kelola di Lapangan Jambaran Tiung Biru. Perusahaan asal Amerika Serikat itu menawarkan harga sebesar US$ 121 juta atau setara Rp 1,61 triliun untuk seluruh hak kelolanya di lapangan tersebut.

Direktur Hulu Pertamina Syamsu Alam mengatakan meski ExxonMobil sudah mengajukan harga, hingga kini belum ada kesepakatan. "Exxon minta US$ 121 juta di struktur Jambaran Tiung Biru," kata dia di Jakarta, Rabu (16/8).

(Baca: Exxon Lepas Seluruh Hak Kelola di Lapangan Jambaran Tiung Biru)

Presiden Direktur PT Pertamina EP Cepu (PEPC) Andriansyah  juga membenarkan harga tersebut. Namun harga tersebut masih dalam proses negosiasi. "Harga belum close, itu harga permintaan Exxon," kata dia, Rabu (16/8).

Harga tersebut berbeda dengan yang pernah disampaikan Direktur Utama Pertamina Elia Massa Manik dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi VII DPR, Selasa (6/6). Saat itu, ia menyebutkan nilai yang harus dibayar Pertamina untuk mengakuisisi hak kelola Exxon saat itu mencapai US$ 130 juta. 

Di Lapangan Jambaran Tiung Biru Blok Cepu, Pertamina EP Cepu dan ExxonMobil memiliki hak kelola masing-masing sebesar 41,4%. Sisanya dipegang oleh PT Pertamina EP sebesar 8% dan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) 9,2%.

Halaman: